Jelang Akhir Tahun, Angka Positif Covid-19 Di Kota Bekasi Alami Kenaikan

455

BEKASI, (Garudanews.id) – Pandemik Covid-19 belum menunjukkan angka penurunan. Di beberapa wilayah, justru angka positif covid-19 mengalami kenaikan, seperti yang terjadi di Kota Bekasi. Hal tersebut dibenarkan oleh Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat di konfirmasi media usai sidang Paripurna DPRD Kota Bekasi pada Senin (30/11).

“Covid masih tinggi itu karena kita melakukan tracking tapi yang menjadi patokan ialah angka kematiannya 1,2 persen angka kesembuhannya 93 persen itu yang membuat kita yakin mengendalikan dengan fasilitas yang ada,” ujar Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

Sebelumnya, Kota Bekasi mendapat aprisiasi dari pemerintah pusat terkait dengan penanganan wabah Covid-19 di wilayahnya. Kota Bekasi mendapat predikat terbaik dalam penanganan wabah global tersebut, jumlah kasus positif mengalami penurunan secara signifikan.

Namun, menjalang akhir tahun, justru angka positif covid-19 mengalami kenaikan. Saat ini, Pemkot Bekasi bersama dengan DPRD kota Bekasi masih mematangkan Perda terkait dengan Covid-19.

“Saya tadi sudah bicara dengan ketua dewan penyusunan, bahwa yang ada sekarang ini belum bisa dijadikan rujukan berkenaan dengan denda,” tambahnya.

Ia juga khawatir jika penerapan denda yang dibebankan kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, akan berimplikasi kepada pemerintah daerah ke depannya.

“Misalnya orang kena denda karena tidak mematuhi protokol kesehatan, tapi ia tidak mampu membayar denda sehingga eksekusi pemaksaan, lalu orang itu tidak mau membayar. Karena ini sudah terdaftar, maka nanti jadi pemerintah kota yang menanggungnya, makanya nanti kita cari solusi lain,” pungkasnya. (Mam)

Anda mungkin juga berminat