Remusatia Vivipara, Keladi Eksotis Dari Hutan Pulau Jawa

2.425

Kabupaten Bogor (Garudanews.id) – Booming tanaman hias masih terus berjalan hingga hari ini. Hampir semua jenis tanaman hias menjadi incaran pedagang maupun penghobi. Dari mulai jenis Philo, Singonium, Anthurium, Alocasia hingga Caladium atau Keladi.

Pasar Tanaman hias sempat di ramaikan dengan kemunculan tanaman Keladi yang selama ini jarang di kenal di kalangan penghobi maupun pedagang tanaman hias. Keladi Eksotis yang berasal asli dari hutan Indonesia ini sempat menghebohkan karena bentuk urat daunnya yang keliatan kekar seperti laba-laba

Keladi itu bernama Latin Remusatia Vivipara. Dalam Bahasa Inggris disebut Hitchhiker Elephant Ear. Nama lokalnya belum banyak yang tahu karena kurang familiarnya jenis tanaman ini. Tanaman ini tersebar di hutan-hutan hampir di seluruh dunia khususnya daerah thropis, dari mulai Afrika, India, Australia hingga Pulau Jawa Dan Kalimantan.

Yang unik lagi, keladi ini tumbuh diatas pohon. Bukan seperti jenis-jenis keladi lain yang tumbuh ditanah. Jadi untuk mendapatkannya, orang harus masuk ke hutan dan memanjat pohon yang berketinggian diatas 10 meter.

Menurut Dani, Salah satu warga Kampung Mariwati, Cipanas, Kabupaten Cianjur, untuk mencari tanaman ini harus benar-benar hati-hati. Selain posisinya di atas pohon, disana juga ada ular yang hidup di pepohonan.

” Harus masuk ke dalam hutan kalau mau mencari keladi ini. Harus memanjat pohon yang tinggi karena tumbuhnya di atas pohon, Dan yang bahayanya juga kadang ada ular di pepohonan itu. Jika tidak hati-hati, bisa-bisa Kita di gigit ular ” ungkapnya.

Penyebaran tanaman ini begitu cepat. Dalam kurun waktu 2 bulan hampir seluruh pedagang diwilayah Jawa sudah mempunyai tanaman ini. Hal tersebut mengakibatkan harga pasaran terkoreksi. Saat keluar pertama di medio 2 bulan yang lalu harga perpohon mencapai 100-200 ribuan. Kini ditingkat pedagang dijual dengan harga 30-60 ribuan, tergantung besar kecil daun dan jumlah daun.

Dari pantauan Garudanews.id Vivipara sudah tersebar di hampir seluruh pedagang di kota besar di Pulau Jawa. Dari mulai Surabaya, Malang, Karanganyar, Solo, Jogjakarta, Majalengka, Bandung, Bogor hingga Jakarta.

Selain daunya yang Eksotis,  ternyata Umbi dari Vivipara ini bisa di olah dan di makan . Bentuknya bulat pipih dan berlendir mirip seperti umbi talas. Bedanya kalau umbi talas itu berbentuk panjang sementara umbi Vivipara bulat pipih.

Vivipara sangat layak menjadi tanaman penghias rumah kita, daunnya bisa lebar, Dan ketinggian mencapai 50 cm. Karena daunnya lebar maka dalam Bahasa Inggris disebut Kuping Gajah atau Elephant Ear.

Nah, bagi anda penggemar tanaman hias, jenis keladi Eksotis ini sangat layak untuk menjadi salah satu koleksi penghias teras dan halaman rumah anda. Selain harganya murah, bentuk daunya juga sangat menarik. Cj

Anda mungkin juga berminat