17 Mahasiswa Dan Pelajar Diamankan Saat Unjuk Rasa, 2 Diantaranya Positif Narkoba

644

BEKASI, (Garudanews.id) – Belasan pelajar dan mahasiswa diamankan oleh polisi dari Polres Metro Bekasi Kota. Mereka diamankan lantaran melawan petugas ketika ingin dibubarkan saat melakukan unjuk rasa di depan PT. Pan Ekspres Building jalan Raya Sultan Agung, Medan Satria Kota Bekasi pada Rabu (02/11).

Diawali dengan saling dorong dengan petugas polisi yang berjaga. Mereka dibubarkan karena sudah melewati batas waktu unjuk rasa sekitar pukul 18;00 wib. Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP. Alfian Nurrizal yang terjun langsung ke lokasi menuturkan bahwa belasan massa aksi diamankan dan menjalani rapid Tara serta tes urine.

“Semua mahasiswa dan pelajar yang diamankan ketika di Rapid tes semua negatif, namun ada dua orang yang positif menggunakan narkotika jenis Shabu dan ganja, saat ini kedua orang masih dalam pemeriksaan lanjutan,’ ujar Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP. Alfian Nurrizal.

Polisi mengamankan sekitar 17 mahasiswa dan pelajar yang melakukan aksi unjuk rasa. Mereka semua dibawa ke Mapolres Metro Bekasi Kota untuk dilakukan pendataan.

kejadian berawal ketika petugas hendak membubarkan aksi massa karena sudah menjelang malam. Namun hal tersebut tidak digubris oleh para peserta aksi, bahkan terjadi saling dorong dengan kericuhan dengan petugas.

Keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa tersebut diduga berasal dari media sosial. Hal tersebut dituturkan Wakapolrestro Bekasi Kota.

“Menurut pengakuan mahasiswa dan pelajar ini mereka diajak melalui media sosial tanpa paham duduk permasalahannya,” kata Alfian menambahkan.

Aksi unjuk rasa di PT. Pan Ekspres Building berawal ketika para karyawannya yang mayoritas merupakan pengemudi protes karena tidak dipekerjakan sejak beberapa bulan terakhir. Mereka keberatan ketikan pihak perusahaan memaksa mereka mendatangani surat kemitraan padahal pera pekerja ini sudah bekerja bertahun-tahun di perusahaan tersebut.

Buntutnya, mereka melakukan aksi dengan melibatkan para mahasiswa dan pelajar untuk menyampaikan keluh kesahnya. (Mam)

Anda mungkin juga berminat