Deklarasi Kemerdekaan Papua Barat, Tamparan Keras untuk Pemerintahan Jokowi

134

JAKARTA (Garudanews.id) – United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) mendeklarasikan pembentukan pemerintah sementara Republik Papua Barat dengan menunjuk Benny Wenda sebagai Presiden interim Papua Barat.

Namun deklarasi pembentukan pemerintah sementara Republik Papua Barat dengan menunjuk Benny Wenda sebagai Presiden langsung ditanggapi santai oleh Menteri Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD.

“Menurut kami, Benny Wenda telah membuat negara ilusi. Membuat negara yang tidak ada sebenarnya. Dalam faktanya, Negara Papua Barat itu apa?” kata Mahfud dalam konferensi persnya di Kantor Kemenko Polhukam, Kamis (3/12/2020) kemarin.

Dia mengatakan, Benny Wenda juga telah berniat melakukan upaya makar terhadap pemerintahan Indonesia. Menurutnya, pemerintah telah memerintahkan aparat kelolisian untuk melakukan tindakan penegakkan hukum atas tindakan tersebut.

Terkait dengan pernyataan Mahdfud MD yang menanggapi santai persoalan gerakan separatis Papua yang menolak tidak akan tunduk dengan pemerintahan Repubik Indonesia, pengamat Politik, Rocky Gerung meminta para menteri Kabiner Indonesia Maju, untuk segera bergerak cepat menyikapi deklarasi kemerdekaan Papua Barat, tepat di hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Ia menilai para menteri harus menjelaskan situasi sebenarnya agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyadari kondisi Indonesia saat ini.

Rocky mengatakan deklarasi Papua Barat, merupakan tamparan pemerintah Indonesia yang enggan membuka  percakapan formal dengan OPM.

“Istana gak mau buka peluang itu, maka hukum-hukum sosiologi mulai bekerja yaitu apa yang tidak bisa diuraikan dengan pikiran akan diselesaikan di jalanan,” katanyanya, dalam chanel YouTube Rocky Gerung Official, seperti dikutip, Kamis (3/12/2020).

Bahkan, ia mengungkapkan bahwa Istana harus berterimakasih kepada Papua Barat karena telah menunjukkan realitas permasalahan yang terjadi di Tanah Air.

“Pemerintah harus berterima kasih karena dengan ekspresinya itu kemudian mereka memberikan sinyal yang kuat pada pemerintah bahwa ada sesuatu yang harus dibenahi,” tandasnya. (Yan)

Anda mungkin juga berminat