Jelang Pilkada Sumbawa, Masyarakat Diminta Cerdas Memilih Pemimpin

151

SUMBAWA (Garudanews.id) – Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Sumbawa 9 Desember 2020, pekan depan, diharapkan sukses dan berjalan lancar, sehingga diharapkan dapat melahirkan pemimpin berkualitas.

Ketua relawan pasangan Jarot-Moklhils, Andi Rusni mengatakan Pilkada Sumbawa kali ini harus menjadi momentum bagi masyarakat di wilayah kabupaten Sumbawa untuk memilih pemimpin sesuai dengan hati nurani.

“Masyarakat harus cerdas dalam menggunakan hak pilihnya. Pilihlah sesuai hati nurani. Pilihlah pemimpin yang benar-benar amanah dan bisa membawa daerah ini lebih baik untuk lima tahun ke depan,” kata Andis sapaan akrabnya.

Lanjut Andis, masyarakat Sumbawa harus memilih pemimpin yang cerdas dan itu semua ada di sosok pasangan Bupati/Wakil Bupati Sumbawa Jarot – Mokhlis.

“Insya Allah pemimpin cerdas itu ada di sosok Jarot – Mokhlis,” tegasnya.

Andis juga mengajak kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilih dan menyalurkan suaranya di TPS pada tanggal 9 Desember mendatang.

“Saya mengajak masyarakat untuk datang ke TPS. Jangan Golput. Karena Golput tidak menunjukan sikap yang baik dalam berdemokrasi,” tandasnya

Kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini juga mengungkapkan, sebagai warga negara yang baik, masyarakat harus tetap menggunakan hak pilihnya.

“Partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak ini, sangat dibutuhkan dan akan menentukan masa depan daerah dan bangsa ini. Makanya, masyarakat harus menggunakan hak pilihnya. Tak boleh Golput,” tandas Andis.

Sambung Andis, awalnya banyak pihak yang meragukan jika pasangan ini tidak bisa masuk menjadi kontestan dalam pilkada sumbawa. Namun berkat kekuasaan Allah, kata Andis, pasangan ini akhirnya mendaftar di tanggal 6 September lalu.

“Alhamdulillah meski diragukan masuk gelanggang akhirnya pasangan jarot ini bis ikut kontestasi Pilkada Sumbawa dan didukung oleh empat partai politik yakni Gerindra, Hanura, PKPI, dan berkarya,” imbuhnya.

Masih menurut Andis, sebelumnya hasil survei awal pasangan ini bertengger di angka 9 persen. Sementara pasangan lainnya sudah diatas 20 persen. Namun, tidak berselang lama paslon Jarot – Mokhlis menyalip ditikungan seperti Valentino Rossi.

“Saat ini pasangan Jarot-Mokhlis sudah jauh meninggalkan pasangan lainnya. Padahal hasil survei awal berdasarkan My Institut bahkan samawa centre menempatkan pasangan Jarot-Mokhlis sudah berada diatas,” tukasnya.

Masih kata Andis, sekarang hasil survei tarbaru yang dirilis dari Pusat Polling Indonesia (Puspoli) menempatkan pasangan nomor lima bersaing ketat dengan paslon nomor 4. Dan paslon dua ini sekarang selisihnya sangat tipis bahkan margin of error yang berada diangka 2,8 persen.

“Jika berada di dalam angka margin of error , maka tidak menjamin bahwa yang pasti menang adalah Paslon Nomor 4 sebab MoE itu adalah tingkat kesalahan Survey yg dapat ditoleransi, kalau berada di dalam MoE, maka sangat mungkin Paslon Nomor 5 itu yg menang, sebab dalam waktu kurang dari 2 bulan saja Paslon Nomor 5 bisa naik sampai belasan persen, maka sangat logis bahwa dalam waktu 25 hari yg tersisa pasca Survey itu, Paslon ini bisa naik sampai ke 30 % sebab Swing Voternya atau Pemilih yang belum menentukan sikap sekitar 21 %,” timpalnya.

Selain itu kata Andis, Trend saat ini, Paslon Nomor 5 ini selalu meningkat keterpilihannya, sementara pasangan nomor 4 itu trendnya semakin menurun, dari 40 % ke 36 %, terus ke 27 % dan terakhir sudah berada di Posisi 24,3 %. Sementara Paslon Nomor 5 dari bawah, dari 9 %, naik ke 14 %, naik ke 17 % dan sekarang sdh di 21,4 %.

“Makanya saya katakan, dalam waktu 25 hari pasca Survey akan naik sampai di atas 30 % dan kita akan menang dikisaran 34 %,”imbuhnya. (Herman)

Anda mungkin juga berminat