Tim Supervisi PMJ Tinjau Kampung Tangguh Di Kelurahan Jakamulya

480

BEKASI, (Garudanews.id) – Setelah mendapat kunjungan atau peninjauan oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Wijonarko, Kampung Tanggung di RW 013 kelurahan Jakamulya kembali mendapat kunjungan dari tim supervisi Polda Metro Jaya di hari yang sama Selasa (01/12)

Rombongan tim supervisi Polda Metro Jaya didampingi Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP. Alfian Nurrizal hadir pada siang harinya. Rombongan mendengarkan paparan mengenai profil kampung Tangguh.

Tim Supervisi dari Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh AKBP. Fahri Siregar didampingi Itwasda PMJ Kombes Pol. Imam Syahputra berkeliling meninjau kesiapan warga RW 013 kelurahan Jakamulya terkait dengan protokol kesehatan. Bersama lurah Jakamulya, tim diperlihatkan hasil cocok tanam yang dilakukan warga RW 013.

“Tanaman ini, sayur mayur dan ketahanan pangan lain adalah penunjang kebutuhan pokok masyarakat, namun yang tidak kalah pentingnya bagaimana kita menjaga agar penyebaran wabah ini dapat maksimal, tentu peran serta dari masyarakat untuk aktif memberikan informasi terkait dengan Covid-19,” ujar AKBP. Fahri Siregar.

Sementara itu, Lurah Jakamulya Bahrudin kembali menuturkan bahwa kasus positif covid-19 di wilayahnya masih tetap ada, namun, berkat kekompakan warga serta unsur lainnya, maka penangananya lebih cepat. Koordinasi antar lembaga berjalan dengan baik sehingga kerja berbagai pihak terkait penanganan Covid-19 di wilayahnya dapat tercover.

“Saya lihat gugus covid yang ada di Rw 019 ini sudah luar biasa, penanganan ketika salah satu warga terkena covid, koordinasi dengan puskesmas dengan kelurahan cepat sehingga kita bersama teman-teman di wilayah tentunya dengan cara tracking seluruh keluarga pasien atau lingkungan sekitarnya,” kata Lurah.

Sebelumnya, Kapolrestro Bekasi Kota didampingi Lurah Jakamulya beserta jajaran juga meninjau berbagai lokasi diantaranya budidaya ikan serta budidaya atur mayur sebagai ketahanan pangan secara swadaya yang berada di lingkungan RW 013. Hal tersebut untuk menunjang kebutuhan pangan warga sekitar terutama yang terdampak dari pendemik covid 19.

Kegiatan tersebut tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan mewajibkan yang hadir untuk mencuci tangan dan memakai masker. Selain itu, pengecekan suhu tubuh menggunakan thermogun dilakukan sebelum memasuki area kegiatan. (Mam)

Anda mungkin juga berminat