HUT Ke-48, DPC PDIP Aceh Utara Lakukan Penanaman Pohon

108

Lhoksukon (Garudanews.id) – Dalam Rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ke-48 Tahun yang jatuh pada 10 Januari 2021 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Aceh Utara Melakukan Penanman Pohon.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagaimana intruksi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri. Dalam arahannya pada puncak Hut PDIP yang digelar secara Virtual dirinya  mencanangkan Gerakan Penghijauan dan Membersihkan Sungai. Gerakan tersebut wajib dilakukan oleh seluruh anggota dan kader PDIP.

Ketua DPC PDIP Aceh Utara M Azhar disela – sela kegiatan penanaman pohon mengatakan , ini adalah bentuk kecintaan kita terhadap lingkungan yang juga sesuai dengan instruksi Ketua Umum dan Sekjen partai, kader dan petugas partai diminta harus selalu memiliki kesadaran terhadap lingkungan. Ketum selalu ingatkan bahwa lingkungan sangatlah penting dan mendasar untuk menjadi perhatian untuk dirawat.

Selain itu M Azhar juga menambahkan bahwa saat ini alam kita sudah gersang,dimana banyak nya terjadi penebangan pohon yang tidak sesuai aturan sehingga mengundang bencana bagi masyarakat.

“Gerakan penghijauan ini adalah untuk melestarikan indonesia serta mengajarkan generasi kedepan untuk cinta akan alam dan gerakan ini perlu dilakukan apalagi di aceh utara , yang baru -baru ini diterjang banjir besar, dan salah satu faktor bencana alam ini terjadi juga akibat ulah tangan manusia yang tidak bertanggung jawab,” sebut Azhar.

Dirinya juga mengatakan bahwa banjir yang terjadi selama ini di aceh utara akibat maraknya aksi penebangan pohon atau praktek ileggal loging yang dilakukan oleh oknum oknum tertentu, untuk meraih keuntungan tapi tidak memikirkan kemudharatan yang timbulkan akibat ulah mereka.

“Miris sekali yang terjadi di aceh utara ,bagaimana tidak ditahun 2020 saja masyarakat merasakan pilunya dihantam banjir hingga beberapa kali dan puncaknya di akhir tahun, tak hanya itu di awal tahun 2021 pun kita terkena banjir. Dan ini menjadi trauma bagi masyarakat aceh utara sendiri yang memang sudah merasakan banjir puluhan tahun dan hingga saat ini belum pernah ditemukan solusinya,” terang Azhar.

Dalam momen ini dirinya mengajak semua pihak untuk bahu membahu melakukan penanaman pohon dan penghijauan untuk melestarikan alam serta meminta kepada pihak penegak hukum untuk menindak para pelaku ilegalloging khususnya di Aceh Utara. (Syahrul)

Anda mungkin juga berminat