Menanti Sikap Prabowo Soal Ditemukannya Rudal Atau Drone Di Perairan Selayar

113

JAKARTA (Garudanews.id) –  Sejumlah pihak bertanya-tanya dengan sikap Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang hingga saat ini belum juga bereaksi soal ditemukannya benda yang mirip rudal atau drone di sekitar Perairan Selayar, Sulawesi Selatan, pada akhir tahun lalu. yang diduga milik pemerintah Cina, yang tidak terdeteksi radar keamanan Indonesia.

Padahal, saat kampanye Pilpres 2019 silam, Ketua Umum Partai Gerindra itu di hadapan pendukungnya dengan berapi-api menyatakan bahwa kedaulatan negara adalah paling utama dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari rongrongan asing maupun aseng.

Tapi faktanya, setelah menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo jarang sekali memberikan statement baik di media maupun di ruang publik lainnya. Salah satunya terkait dengan ditemukannya benda yang mirip rudal atau drone yang dinilai sudah mengancam kedaulatan negara.

Publik pun berharap agar Menteri Pertahanan Prabowo bicara dan mengambil langkah-langkah antisipasinya seperti apa. Sebab hal ini dinilai sudah mengancam kedaulatan NKRI.

Pengamat pertahanan dan keamanan dari Universitas Muhammadiyah, Arqam Azikin menilai, jika drone laut tidak terdeteksi radar keamanan Indonesia, sudah menunjukkan kerawanan dan bahaya. Karena artinya drone dalam operasi penyusupan dan pengintaian.

“Dalam kondisi seperti ini, sudah sepatutnya Prabowo menjelaskan insiden ini agar tidak jadi polemik di masyarakat. Selain itu, TNI juga harus bekerja cepat menyelidiki isi dalam drone tersebut,” Arqam dalam keterangannya baru-baru ini.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR, Sukamta memastikan, Komisi I DPR pasti akan segera mengagendakan rapat untuk membahas drone laut dengan Prabowo. Dan DPR ingin mendengar penjelasan dari Prabowo.

“Sekarang masih reses. Setelah masuk tanggal 9 Januari nanti, kami pasti mengagendakan rapat soal ini,” ungkapnya. (Red)

 

Anda mungkin juga berminat