‘Danau Toba Miliki Magnet Sejarah’

0
301
Mantan Menteri Koordinator Maritim/ist

JAKARTA (GARUDANEWS)-Danau Toba dinilai memiliki kekuatan magnet sejarah yang luar biasa dan dapat menjadi daya tarik wisatawan. “Danau Toba itu memiliki daya tarik sejarah yang luar biasa. Sekitar 70.000 tahun yang lalu, terjadi ledakan volkano yang luar biasa besar yang lebih besar dari Gunung Krakatau dan Gunung Vesuvius di Pompeii, Italia,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli.

Ketika ledakan volkano yang mengakibatkan terbentuknya Danau Toba tersebut, lanjut Rizal, dunia gelap selama berbulan-bulan serta terjadi perubahan iklim. “Akibat dunia gelap, suhu berubah dan terjadi apa yang sekarang dikatakan perubahan iklim.”

Perubahan iklim yang dahsyat tersebut membuat benua-benua yang disatukan es itu mencair serta flora dan fauna mengalami transformasi. “Kalau sejarah itu dikemas dengan wisata, maka akan banyak orang yang akan datang ke Danau Toba,” cetus dia.

Rizal mengatakan pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Danau Toba. Mulai dari pembangunan jalan tol penghubung dari Bandara Kuala Namu ke Danau Toba untuk mempersingkat waktu tempuh dan pembangunan jalan lingkar di Pulau Samosir. “Pemerintah juga akan mempermudah izin wisatawan datang ke Indonesia. Begitu juga dengan izin-izin kapal pesiar untuk bisa bersandar di wilayah Indonesia,” terangnya.

Rizal mengatakan pemerintah tak ingin hanya Bali yang dikenal sebagai tujuan pariwisata di Tanah Air. “Pemerintah setiap tahun menggelontorkan dana besar untuk pariwisata. Tapi anehnya hanya Bali yang dikenal,” ujar Rizal. Penyebab utama, karena selama ini tidak fokus karena anggaran pariwisata tersebut dibagi untuk 80 tujuan wisata ditambah 200 daerah tambahan.

Akibatnya yang terkenal hanya Bali. Padahal masih banyak daerah tujuan wisata di Tanah Air yang tak kalah indah dibandingkan Bali. “Makanya untuk tahun ini, strategi kita ubah. Hanya fokus pada 10 daerah wisata,” tambah dia.
Tujuannya agar anggaran yang ada bisa digunakan untuk pengembangan infrastruktur di daerah tujuan wisata tersebut. Salah satu dari 10 daerah wisata tersebut adalah Danau Toba. “Danau Toba dipilih karena indah. Memang sekarang kotor, karena banyak kerambah. Perlahan akan kita tata,” katanya. (jim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here