H-1 Lebaran, Harga Daging Ayam di Cianjur Naik Hingga Rp 53.000/kg

0
103
harga daging ayam naik (ist)

CIANJUR (Garudanews.id) – Harga daging ayam di pasar tradisional di Cianjur, Jawa Barat, Kamis atau sehari menjelang Lebaran kembali mengalami kenaikan dari Rp 45.000 per Kilogram (Kg) menjadi Rp 53.000 per Kg. Kenaikan diprediksi masih akan terus terjadi hingga satu minggu usai Lebaran.

Salah satu pedagang ayam, Andri Somantri di Pasar Induk Pasirhayam Cianjur, mengatakan kenaikan harga sudah terjadi di tingkat agen atau distributor. Pedagang terpaksa menaikkan harga jual karena harga tebus sudah mahal.

“Alasan distributor harga di tingkat peternak juga mahal. Kami berharap harga penjualan tetap tinggi,” kata Andri seperti dilansir dari Antara, Cianjur, Kamis (14/6).

Andri menuturkan, untuk satu hari menjelang dan dua hari setelah Lebaran, tingkat kebutuhan masih tinggi, sehingga pedagang tidak takut untuk menebus stok ke agen.

“Saat ini tingkat pemakaian tinggi karena kebutuhan untuk makanan wajib hari Raya. Kalau lewat hari Raya, kami perkirakan pemakaian akan turun terlebih harga mahal,” katanya.

Ibu rumah tangga warga Kelurahan Sayang, Astri Jayanti mengatakan meskipun harga ayam meroket, tetap saja dibeli karena dibutuhkan untuk Lebaran. Dia berharap setelah Lebaran harga kembali normal.

“Setiap hari raya harga melambung termasuk daging sapi, ayam dan cabai yang sudah meroket sejak satu pekan terakhir. Harapan kami pemerintah bisa mengendalikan harga dengan mencari titik masalah dari awal,” katanya.

Meskipun harga daging dan beberapa kebutuhan pokok lainnya mengalami hal yang sama, pihaknya berharap tidak sampai meroket dan sulit turun kembali ke harga normal. “Saat ini karena butuh dan ada uangnya tentu warga tetap membeli. Semoga kenaikan harga daging tidak berlangsung lama,” tandasnya. (Lya/Ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here