Jelang Idul Fitri, 60.000 Pegawai Pemerintah Gaza Terancam Tak Dapat Gaji

0
113
ilustrasi(ist)

GAZA (Garudanews.id) – Hani Al Laham seorang pekerja dinas keamanan di Palestina, mengatakan bahwa ia dan keluarganya tak begitu bersemangat menyambut Idul Fitri.

Sebab pria yang tinggal di jalur Gaza ini terancam tak memiliki uang saat hari raya tiba. Meskipun Al Laham memiliki gaji bulanan sebesar 1.700 shekel atau USD 475. Namun Pemerintah Palestina berulang kali gagal membayarnya.

Dia adalah salah satu dari hampir 60.000 orang pegawai resmi yang berhak menerima gaji.

Namun sejak perselisihan lebih dari satu dekade antara Otorita Palestina (PA) dan Hamas membuat mereka tidak mendapat gaji selama berbulan-bulan.

“Ini adalah bencana, Gaza runtuh,” kata Al Laham, dikutip dari AFP, Kamis (14/6).

Bahkan karena tak memiliki cukup uang. Ia dan keluarganya diusir dari rumah sewaan mereka di Khan Younis di Jalur Gaza selatan. Mereka sekarang pindah ke gubuk buatan sendiri di pantai dekat Kota Gaza. Sementara itu, ancaman penggusuran terjadi lantaran mereka tak memiliki izin.

“Jika mereka mengembalikan gajiku, aku akan menyewa apartemen. Saya lelah dengan kehidupan ini,” kata pria berusia 55 tahun itu.

Minggu lalu Al Laham akhirnya menerima sejumlah kecil uang, menjelang festival Idul Fitri yang menandai akhir Ramadhan, tetapi itu tidak mencakup kebutuhan dasar keluarga. (Mrdeka/Lya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here