Kawin Kontrak di Kawasan Puncak Kian Marak

0
312
Ilustrasi

KABUPATEN BOGOR (Garudanews)-Keindahan kawasan puncak yang asri serta udaranya yang sejuk menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Selain itu, kawasan tersebut merupakan ikon Kabupaten Bogor dan kebanggaan masyarakat Jawa Barat.

Tak heran jika wilayah tersebut kerap diburu oleh wisatawan mancanegara yang memang di negerinya beriklim panas, seperti halnya turis asal Timur Tengah.

Saat ini, kawasan puncak telah dipadati oleh pendatang dari Timur Tengah baik mereka yang memang sengaja ingin menikmati keindahan Puncak Bogor, maupun imigran asal Timur Tengah Tengah yang masuk melalui jalur tidak resmi karena negara asal mereka tinggal sedang dilanda peperangan.

Mamun dibalik keberadaan turis yang berkewarganegaraan Timur Tengah dikawasan tersebut, ada pemandangan yang tak lazim. Dan hal tersebut memang sangat asing ditelinga masyarakat Indonesia pada umumnya serta warga Cisarua pada khususnya.

Dimana, istilah kawin kontrak yang dilakukan oleh warga negara berkebangsaan Timur Tengah dengan penduduk lokal kerap kali dijumpai.

Wartawan Garudanews menelusuri praktek kawin kontrak dan berhasil mewancarai dua orang yang sedang menggelar prosesi kawin kontrak berinisial SFR dan HSN. Keduanya mengaku mendapat 4.5 jta dari laki-laki yang berhasil mengawininnya.

Keduanya pun mengaku, sebagai duit mahar itu dibagi dua dengan para mucikari dan amil gadungan,  setelah dipotong jatah para oknum parat.

Yang sangat mengejutkan, saat wartawan Garudanews sempat mendatangi  acara, di lokasi tersebut ada oknum TNI yang mengaku sebagai babinsa setempat, kemudian tak lama datang juga 2 orang anggota polisi dari Polsek Cisarua lengkap dengan seragam dan mobil dinasnya.

Ketika wartawan meminta keterangan, dan perempuan itu pun di keluarkan dulu dari vila kemudian di kasih masukan, agar mereka mengaku kawin karena takut oleh wartawan,  intinya disuruh mencabut keterangan yang sudah dilontarkan kepada wartawan. Karena alasan itu paling tepat untuk mengelabui wartawan. (Bersambung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here