Ketua DPP PAN Ini Ungkap Curhatan Sutrisno Bachir Soal Dimusuhi Istana

0
105
Ketua DPP PAN Yandri Susanto. (Ist)

JAKARTA (Garudanews.id) – Ketua DPP PAN, Yandri Susanto mengatakan, Soetrisno  menegaskan Ketua Komite Ekonomi Industri Nasional atau KEIN, Soetrisno Bachir tak mungkin mendukung Joko Widodo di Pilpres 2019. Alasannya, karena Soetrisno Bachir dimusuhi Istana, lantaran mendukung Anies Baswedan di Pilkada DKI.

Pernyataan tersebut dikatakan Yandri setelah dirinya mendengar cerita langsung dari Soetrisno Bachir soal pernah dimusuhi istana lantaran memberikan konsumsi saat aksi 212 dan mendukung ke Anies Baswedan saat Pilgub DKI.

“Masa gara-gara saya dukung Anies, saya tidak pernah diajak lagi. Saya ini, katanya rapat KEIN tidak pernah diajak, rapat kabinet tidak pernah diajak, telepon sudah tidak diini, mau ketemu susah, urusan bisnis juga tidak ada yang dilancarkan,” kata Yandri, menirukan cerita Soetrisno, saat dikonfirmasi wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 13 September 2018.

Yandri heran, bila ada isu yang menyebut Soetrisno mendukung Jokowi. Sebab, figur Soetrisno yang mengajak PAN agar tak kembali mendukung Jokowi.

“Sangat aneh, kalau Mas Tris mengatakan mendukung Jokowi, karena Mas Trislah yang mengajak PAN jangan mendukung Pak Jokowi,” jelas Yandri.

Kemudian, ia menyinggung alasan lain karena Soetrisno pernah bantu konsumsi aksi 212. Karena itu, eks Ketua Umum PAN itu dimusuhi Istana.

“Masa, gara-gara saya membantu konsumsi demo 212 saya dimusuhi sama Istana,” sebutnya.

Terkait klaim kubu Jokowi bahwa Soetrisno bergabung, Yandri tak masalah. Ia mempersilakan bila ada pihak yang menyatakan demikian.

“Silakan. Tetapi, saya dengar langsung dari mulut Mas Tris, beliau sangat kecewa sekali dengan Pak Jokowi,” paparnya. (Viv/Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here