Ketua DPR Tanggapi Peristiwa OTT KPK Yang Menimpa Anggotanya

0
186
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Ist)

JAKARTA (Garudanews.id) – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengaku sangat prihatin adanya anggota DPR RI yang kembali terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Apalagi, kata dia, saat ini DPR tengah berbenah diri membangun citra dan kepercayaan masyarakat.

“Saya menyadari, memang tidak mudah mendorong 560 anggota DPR dari 10 partai politik dan berasal dari berbagai latar belakang untuk mengayunkan langkah bersama membangun citra dan menjaga marwah DPR,” kata Bamsoet, di Jakarta, Sabtu (5/5).

Bamsoet berharap, peristiwa OTT KPK ini menjadi yang terakhir tentunya untuk menjaga agar partai-partai yang kini berada di senayan tetap terjaga elektoralnya menjelang pemilu 2019. Dan bisa tetap bertahan pada periode 2018-2024 mesti ambang batas bagi partai politik kini meningkat empat persen.

“Sebagai pimpinan DPR yang baru saya tengah bertekad untuk segera mewujudkan DPR RI sebagai parlemen modern dan terpercaya. Tujuannya, agar DPR RI tidak kalah dengan parlemen negara lain serta tertinggal perkembangan jaman,” tutur politisi partai Golkar itu.

Lanjut Bamsoet, ia berusah terus melakukan berbagai perbaikan untuk menuju Parlemen Modern sesuai dengan perkembangan dan kondisi era milenial.

Selain itu, Bamsoet masih  menunggu penjelasan lebih lanjut dari KPK mengenai identitas resmi anggota DPR yang terkena OTT dan dugaan yang bersangkutan telah melakukan apa. Apakah terkait permainan anggaran atau ada hal lain.

“Mengenai status keanggotaan yang bersangkutan, bolanya ada di Fraksi tempat ia bergabung. Kita serahkan kepada Fraksinya untuk melakukan tindakan,” kata Bamsoet.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada Sembilan orang salah satunya anggota DPR RI. Hal tersebut berdasarkan keterangan Juru Bicara KPK Febri Diansyah.  Ia  membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya,  penangkapan dilakukan pada Jumat (4/5) malam di Jakarta. (mhd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here