Korem 051/Wkt Gelar Suntik Vaksin Hepatitis B

0
230

BEKASI (Garudanews.id) – Dalam upaya pencegahan dan penularan penyakit berbahaya hepatitis B, Korem 051/Wkt melaksanakan suntik vaksin hepatitis B kepada para personel dan PNS Korem 051/Wkt, di Aula Wijayakarta Makorem 051/Wkt, Jalan Niaga Raya Kav 1 Jababeka Cikarang Baru, Bekasi, Selasa (15/5).

Danrem 051/Wkt Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun yang diwakili KasiPers Korem 051/Wkt Letkol Inf A.S.Tanasse, menyampaikan, kedepan tugas prajurit akan semakin berat, untuk itu semua prajurit harus rutin memeriksakan kesehatannya secara berkala sesuai dengan program yang telah ditentukan, sehingga tugas seberat apapun dapat dilaksanakan dengan baik.

“Saya berharap seluruh anggota Korem 051/Wkt agar dapat menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya,” terang Kasipers.

Dalam kesempatan tersebut, dari tim Kesdam Jaya, Sri Winarni memaparkan, bahwa mengenai penyakit mulai dari, tanda-tanda pengidap serta cara mencegah dari bahaya penyakit Hepatitis. Selain memberikan penyuluhan tentang penyakit juga melaksanakan pemberian vaksin Hepatitis.

“Tujuan dari kegiatan agar kita dapat mencapai hidup sehat dengan cara mempengaruhi perilaku setiap anggota dengan menyampaikan pesan kesehatan sehingga diharapkan dengan kegiatan ini mereka sadar akan pentingnya arti kesehatan untuk hidup sehat,” jelas Sri.

Lanjut Sri, bahwa Hepatitis B adalah infeksi serius pada hati yang disebabkan oleh virus. Hepatitis B bisa menyebabkan kondisi akut dan kronis pada pasien. Jika sudah memasuki level kronis, penyakit ini bisa membahayakan nyawa penderitanya. Jika tidak segera ditangani, pendertia hepatitis B kronis berisiko terkena sirosis, kanker hati, atau gagal hati. Hepatitis B sulit dikenali karena gejala-gejalanya tidak langsung terasa dan bahkan ada yang sama sekali tidak muncul. Karena itulah, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi.

“Pemberian vaksin hepatitis B ini merupakan program kesehatan Angkatan Darat (AD) yang bertujuan agar para prajurit TNI-AD, terhindar dari penyakit hepatitis,” pungkasnya. (Adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here