Kwik Kwik Gie Bantah Rupiah Bakal Tembus Rp16000

0
178
Ekonom senior Kwik Kian Gie memberikan dujungan penuh terhadap pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (Ist)

JAKARTA (Garudanews.id)  – Kondisi melemahnya rupiah ternyata diprediksi akan terus melemah hingga lima tahun kedepan.

Hal ini diungkapkan Mantan Menteri Ekuin, Kwik Kwik Gie saat menjadi narasumber pada Indonesia Business Forum, di salah satu tv swasta, Jumat (12/10).

“Pak Kwik ini pernah memprediksikan bahwa dalam tayangan IBF (Indonesia Bussiness Forum) tanggal 10 Mei 2018 bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat akan terus merosot, dan terbukti, karena sudah menembus level Rp 15.200-an per dolar AS, Pak Kwik melihat ke depannya akan seperti apa pergerakan rupiah? ini dua dekade terakhir ini rupiah paling melemah gitu pak?,” tanya pembawa acara.

Kwik pun menjawab jika dalam 5 tahun mendatang rupiah akan selalu melemah.

Hal ini dikarenakan kebijakan ekspor impor yang akan terus mengakibatkan pelemahan jika tak kunjung diperbaiki peraturannya.

“Kalo dalam 5 tahun mendatang tidak peduli siapa presidennya menurut pendapat saya rupiah akan melemah terus.”

“Karena kalaupun hari ini juga kebijakan itu dirubah secara drastis, dalam ekonomi itu terdapat suatu fenomena yang semacam hukum alam yang selalu membutuhkan waktu ketika ada efeknya.”

“Tetapi saya pada saat ini masih belum melihat adanya tanda-tanda bahwa kita sudah mempunyai konsep yang jelas bagaimana kita akan mampu menciptakan devisa, dalam arti merealisasikan bahwa ekspor barang maupun jasa lebih besar daripada impornya, jadi itulah akan merosot terus,” ujar Kwik Kian Gie.

Namun, ia menyangkal jika rupiah dalam waktu dekat ini akan ke level Rp 16.000,00.

“Tetapi dalam Rp 15.000 dalam waktu singkat akan menjadi Rp 16.000 saya tidak percaya.”

“Menurut pendapat saya akan stabil sekitar Rp 15.000, bisa Rp 15.200 bisa sekitar Rp 14.800 karena itu ditentukan setiap 40 menit supply on demand jadi sekitar itu tapi garis lurusnya 15 ribu sampai sekitar 2 tahun.”

“Itu yang dinamakan new normal,sesudah itu mulai merosot lagi, kalau tidak mampu kalau mampu pun dibutuhkan 5 tahun,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here