Melelui Maritim, Indonesia Dapat Wujudkan Negara Kaya dan Berpotensi

0
148
Menhub usai menjadi Inspektur Upacara pada Bon Voyage Perwira Kapal Niaga, Pembukaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat, Diklat Perwira Kapal Negara, dan Kirab Akademi Maritim di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Minggu (12/8).

SEMARANG (Garudanews.id) – Kementerian Perhubungan menggelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat demi mewujudkan kemandirian ekonomi melalui sektor maritim Indonesia yang kaya dan penuh potensi.

Hal ini disampaikan Menhub usai menjadi Inspektur Upacara pada Bon Voyage Perwira Kapal Niaga, Pembukaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat, Diklat Perwira Kapal Negara, dan Kirab Akademi Maritim di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Minggu (12/8).

“Saya harap dengan terselenggaranya diklat ini mampu mewujudkan kemandirian ekonomi melalui sektor maritim Indonesia yang kaya dan penuh potensi. Disamping itu, kita juga menginginkan sekali lulusan-lulusan dari Akademi atau Sekolah Tinggi Maritim bisa berkesempatan kerja di luar negeri. Ini yang sedang kami rintis dan kesempatan kerja di luar negeri sebenarnya banyak sekali,” ungkap Menhub.

Menhub menyebut bahwa hal ini dilakukan agar tenaga kerja, khususnya asal Jawa Tengah, bisa bekerja di berbagai tempat. Oleh karenanya, Kemenhub pun memberi kursus kepada lebih dari 1.000 orang.

“Kita sedang merintis, hal ini kita lakukan agar kesempatan tenaga kerja dari Jawa Tengah ini bisa bekerja di mana-mana. Terkait pemberdayaan masyarakat kita menyekolahkan atau memberi kursus lebih dari 1.000 orang supaya di kabupaten-kabupaten mereka dapat kesempatan kerja. Kemenhub ada 100.000 orang yang disekolahkan vokasi tahun ini,” jelas Menhub.

Pada kesempatan ini, Menhub turut didampingi oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Menlu pun mengungkapkan bahwa kemampuan sumber daya manusia itu harus ditingkatkan terutama dalam hal pendidikan bahasa.

“Pada era global ini semuanya berkompetisi sehingga sumber daya manusia harus ditingkatkan. Kapabilitas dan kapasitas juga harus ditingkatkan. Salah satu yang harus diperkuat adalah pendidikan bahasa,” jelas Menlu.

“Kesempatan kerja di luar negeri untuk para alumni cukup banyak tapi dalam persaingan kita kekurangan dari segi bahasa. Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan melihat hal yang harus ditingkatkan dan Kemenlu akan melihat peluang bekerja di luar negeri,” tambah Menlu.

Menhub juga berharap dengan adanya diklat yang diselenggarakan, akan terwujud kemandirian ekonomi. Menhub juga memberi apresiasi penuh kepada taruna dan taruni yang menjadi peserta dalam Kirab Akademi Maritim.

“Saya harap dengan terselenggaranya diklat ini mampu mewujudkan kemandirian ekonomi melalui sektor maritim Indonesia yang kaya dan penuh potensi. Diklat ini akan diberikan kepada nelayan agar lebih paham tentang pentingnya keselamatan pelayaran. Saya juga apresiasi para peserta kirab. Inilah representasi generasi muda yang menguatkan masa depan maritim Indonesia,” pungkas Menhub. (Edr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here