Menteri Yasonna Tanggapi Desakan Pencabutan Status Kewarganegaraan Habib Rizieq

179

JAKARTA (Garudanews.id) – Sejumlah pihak yang tergabung dalam petisi yang dilakukan secara online mendesak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mencabut  hak kewarganegaraan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Menanggapi adanya petisi soal desakan pencabutan status kewarganegaraan Imam Besar FPI tersebut, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengungkapkan bahwa untuk mencabut status kewarganegaraan seseorang harus melalui proses hukum.

“Ada prosedur hukum kan? Enggak segampang itu mencabut kewarganegaraan. Kecuali dia perang di sana. Ada aturannya UU kewarganegaraan,” ucap Yasonna di Jakarta pada Kamis (13/6).

Untuk itu Yasonna tidak mau menanggapi lebih jauh mengenai petisi tersebut karena ada aturan perundang-undangan yang mengaturnya.

“Kecualli dia mundur sebagai warga negara, kedua dia perang di sana, jadi flighters di negara lain,” tandasnya. (Red)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.