Meski Tarif MRT Naik 100 Persen, Antusiasme Masyarakat Tetap Tinggi

165

JAKARTA (Garudanews.id) – Asisten Sekda Bidang Perekonomian Sri Haryati mengatakan, saat ini tarif Moda Raya Terpadu (MRT) sudah memberlakukan tarif 100 persen. Meski demikian antusiasme warga dalam menggunakan MRT masih cukup tinggi.

“Masih cukup tinggi kok. Kemarin hari pertama penetapan tarif 100 persen 77.696 itu oke, dong. Target kita 65 ribu di tahun ini,” kata Sri di Balaikota, Selasa (14/5).

Tak hanya itu, menurutnya, pihaknya juga akan mengkaji tarif khusus pelajar di MRT. Terkait tarif khusus pelajar ini, Pemprov DKI Jakarta akan menampung usulan dari berbagai pihak.

“Nanti akan kita bahas lagi ya. Tapi kan kita punya tabel sendiri. Saya malah baru denger ada pelajarnya. Nanti akan kita bahas ya,” ujarnya.

Sri menuturkan, saat ini pihaknya masih mematangkan integrasi MRT dengan moda transportasi lainnya. Di antaranya integrasi pembayaran, rute, hingga integrasi infrastruktur.

“Ada integrasi pembayaran, integrasi rutenya, integrasi fisik kita sudah punya pembahasan terpadu di beberapa titik,” sebutnya.

Diketahui, tarif diskon MRT mulai berlaku normal mulai kemarin, Senin (13/5). Peraturan tersebut diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 24 Tahun 2019.

Penumpang MRT tak bisa lagi menikmati diskon tarif 50 persen yang berlaku sejak 2 April 2019 hingga 12 Mei 2019. MRT fase I ini melayani warga dari Bundaran HI hingga Lebak Bulus.(HNN)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.