Pj Bupati Bangkalan Diminta Evaluasi Pengangkatan Plt Disdik

0
303
Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bangkalan untuk keadilan, selasa (15/5/18) siang, menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor Bupati Bangkalan Jawa Timur.

BANGKALAN (Garudanews.id) – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bangkalan untuk keadilan (AMBK), Selasa (15/5) siang, menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor Bupati Bangkalan Jawa Timur.

Massa menolak kebijakan PJ Bupati yang telah mengangkat Hasan Buchori sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Dinas Pendidikan yang sebelumnya dijabat Bambang Mustika sekretaris Disdik.

“Saudara Hasan Buchori adalah terpidana jika PJ Bupati masih tetap mengangkatnya sebagai PLT Disdik, berarti PJ Bupati mengangkat mantan narapidana,” Mubarok kordinator aksi.

Oleh karenanya, massa aksi menolak secara tegas pengangkatan Hasan Buchori sebagai PLT Disdik dibatalkan.

Sementara Ismet Efendi, asisten 1 Pemkab Bangkalan yang menemui massa mengatakan, dirinya akan menyampaikan kepada PJ Bupati terkait tuntutan dari pendemo tersebut.

“Nanti kami akan sampaikan pada PJ Bupati, dan ini akan menjadi masukan bagi Pemkab untuk mengangkat kekosongan jabatan dilingkup pemkab bangkalan. Kalau kurang jelas konfirmasi lagi ke BKPSDA yang berwenang membuat SK,” kata Ismet.

Terpisah, Hasan Buchori menyayangkan terhadap para demonstran yang memberi parnyataan bahwa dirinya mantan narapidana, bahkan dirinya meminta agar hal tersebut dapat dipertanggung jawabkan.

“Saya tidak pernah mengalami pidana malah dikatakan mantan narapidana, secara aspek hukum hal itu harus dipertanggungjawabkan karena pencemaran nama baik,” kata Hasan Buchori melalui pesan Wathssapnya.

Lebih lanjut, kata dia, untuk saat ini dirinya mencari tahu siapa yang bertanggungjawab dalam pernyataan tersebut, bahkan ia akan mensomasi pihak terkait.

“Saya tidak akan menuntut balik atas pencemaran nama baik tersebut tetapi hanya ingin meluruskan atas kebenaran hukum, tentunya pihak APH nantinya yang memberikan suatu kepastian selama ia dalam pembuktian aspek hukum tidak benar alias fitnah,” pungkasnya. (Sul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here