Puluhan Gajah Liar di Cot Girek Aceh Obrak-Abrik Tanaman Petani

152

ACEH UTARA (Garudanews.id) – Kawanan gajah liar yang masuk semenjak 17 Ramadhan lalu hingga kini masih berada di pemukiman warga tepatnya di dusun Alue Buluh Kecamatan Cot Girek, merusak sejumlah tanaman warga dan juga beberapa gubuk petani di kawasan tersebut.

Pantauan media ini Selasa (11/06) dilapangan, sebanayak 15 gubuk dan berapa tanaman warga yang dirusak, seperti  pohon pisang, kelapa sawit kakau dan beberapa jenis tanaman lainnya.

Kadus Alue Buluh Abdul Rahman yang di jumpai media ini mengatakan bahwa puncak pengrusakan itu terjadi pada Senin (10/06) malam.

Menurutnya, selama ini masyarakat ditempatnya hanya melakukan penghalauan gajah ketika sudah mendekati perkebunan mereka dengan alat seadanya.

“Memang disini sudah dibangun Conservation Response Unit (CRU) yang selesai pada akhir 2016 lalu tapi hingga saat ini belum berhasil menjinakkan gajah,” ucap Abdul Raman.

Akibat ganguan gajah yang merusak gubuk dan lahan pertanian, Abdul menyebut para petani merugi puluhan juta rupiah.

Kawanan gajah liar tersebut, lanjut Kadus, masuk sekitar 3 kali dalam setahun. Kawanan gajah ini berbencar menjadi beberapa kelompok setelah masuk ke perkebunan dengan jumlah beragam dan diperkirakan berjumlah 32 ekor.

Sementara itu Seksi Wilayah Satu Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh, Nurdin mengatakan pihaknya telah membentuk empat tim mitigasi Mandiri yang terdiri dari para petani warga sekitar untuk melakukan pemantauan gajah liar dan penghalauan.

“CRU yang ada disini adalah pemindahan dari tempat sebelumnya yang berada di Dusun Bate Uleu, dan tidak mungkin menempatkan para pawang gajah ketika memang fasilitas yang ada belum memadai seperti air dan fasilitas pendukung lainnya. Untuk itu kita akan siapkan itu semua supaya para pawang tidak jenuh untuk bekerja,” jelas Nurdin.

Nurdin menyebutkan, bahwa pihaknya telah mendatangkan dua gajah jinak yang rencananya untuk melepaskan GPS Collar yang ada pada gajah liar.

“Setelah selesai maka kita akan kembali membantu para petani untuk menggiring gajah liar keluar dari perkebunan warga,” ucapnya. (Shahrul)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.