Sejumlah Negara Hadiri Workshop Pencegajan Terorisme di Bali

0
262
Global Counter Terrorism Forum (GCTF) yang dihadiri oleh Director for the Office of Countering Violent Extremism, Department of State, United State of America, Special Envoy on Counter Terrorism, Ministry of Foreign Affairs, the Netherlands. bertempat di Courtyard By Marriot Bali Nusa Dua Resort, Senin, (7/5)

BALI (Garudanews.id) –  Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Suhadi Alius mengatakan dalam dalam rangka kesiapan masing-masing negara perwakilan dalam menghadapi tantangan kembalinya Foreign Terrorist Fighters (FTF) maupun anggota keluarga dari Foreign Terrorist Fighters (FTF), pemerintah Indonesia saat ini tengah merevisi undang-undang anti terorism.

Demikian diungkapkan Suhadi saat membuka kegiatan Global Counter Terrorism Forum (GCTF) yang dihadiri oleh Director for the Office of Countering Violent Extremism, Department of State, United State of America, Special Envoy on Counter Terrorism, Ministry of Foreign Affairs, the Netherlands. bertempat di Courtyard By Marriot Bali Nusa Dua Resort, Senin, (7/5)

“Meskipun memperkuat mekanisme kriminalisasi dengan merevisi undang-undang, pemerintah Indonesia juga telah melakukan upaya pencegahan komprehensif,” ujar jendral bintang tiga ini.

Dia mengharapkan melalui kegiatan workshop ini dapat memperkuat kerja sama antar Negara dalam menghadapi tantangan.

“Menghadapi Foreign Terrorist Fighters maupun anggota keluarga dari Foreign Terrorist Fighters secara efektif dan efisien,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Kapolda Bali, Irjen Pol. Golose menyampaikan ucapan terimakasih kepada BNPT yang sudah menginisiasi program tersebut,  yaitu Global Counter Terrorism Forum yang dilaksanakan di Bali dalam rangka preventif.

“Jadi BNPT selalu mengutamakan show of force,” singkatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here