Sejumlah Warga Desak Kejari Rote Periksa Kades Lidamanu

0
381
Audit (Ilustrasi)

ROTE NDAO (Garudanews.id) – Sejumlah warga masyarakat terdiri dari tokoh masyarakat dusun Batuleli, dusun Moklain, dan dusun Oendule mendesak pihak Kejaksaan Negeri Rote Ndao menuntaskan kasus korupsi dana desa (DD) Tahun Anggaran 2017 yang dididuga  diselewengkan kepala desanya.

Hal tersebut terungkap berdasarkan pengakuan Kades Lidamanu,  Japro Paulus Muskananfola,  saat curhat dengan salah satu temannya.

“Kepala desa Lidamanu sudah mengakui kepada Camat Rote Tengah dan juga di saat pemeriksaan di Inspekturat Kabupaten Rote Ndao.  Kami juga memiliki bukti-bukti penyimpangan yang dilakukan oleh Kades Lidamanu,” ujar kordinator dari 3 dusun,  desa Lidamanu,  Obet Killa yang didampingi Gasper Ambesa,  Sabtu,  (15/9)

Killa membeberkan beberapa bukti penyimpangan pekerjaan yang diduga diselewengkan oleh sang Kades.  Seperti jalan Sirtu dengan volume pekerjaan1.310 km di dusun Moklain dengan pagu anggaran senilai Rp145.500.000.

Kemudian pekerjaan drainase dengan volume 145 km di dusun Moklain dengan pagu anggaran senilai Rp75.500.000.

Selain itu pembangunan saluran drainase di dusun Batuleli dengan volume pekerjaan 350 meter dengan pagu anggaran senilai Rp132.000.000.

“Dan masih banyak lagi beberapa pekerjaan jalan yang drsumber dari dana desa tapi sayangnya tidak melibatkan masyarakat sekitar,” beber Killa.

Killa mendesak Kejari Rote segera memanggil Kades Lidamanu untuk dimintai keterangannya.  Apalagi,  lajut Killa,  tim dari Kejari sendiri telah menemukan beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan pembangunan proyek di sejumlah titik di desa Lidamanu.

Sebelumnya,  Tim Intelijen dari Kejaksaan Negeri Rote Ndao kembali melakukan investigasi ke desa Lidamanu kecamatan Rote Tengah terkait dengan  pengerjaan dan kegiatan fisik dana desa (DD) yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2017 yang diduga diselewengkan oleh kepala desa dan kroni-kroni-nya.

Dari pantauan media ini di lapangan, Tim Intelejen dari Kajari Rote dilakukan di desa Lidamanu, dusun Moklain. Dimana pemeriksaan dilakukan pada beberapa titik pembangunan fisik 2017 di dusun moklain, yakni pembagunan jalan sertu dan dua buah croos way, dan di dusun batuleli pembangunan satu buah deker, pemeriksaan sendiri dilakukan secara detail, mulai dari ketebalan, panjang, hingga lebar dan tabalnya.

Hal ini untuk memastikan seluruh pekerjaan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa Lidamanu berjalan baik atau tidak sesuai dengan RAB yang sudah direncanakan sebelumnya.

“Dari kehadiran dan pengecekan yang kita lakukan hari ini semua pekerjaan pembangunan fisik di tiga dusun itu, yang pertama dusun Moklain kemudian yang kedua dusun Batuleli  dan yang ketiga dusun Paumata. Dari hasil pengecekan di lapangan ditemukan banyak pekerjaan yang tidak sesuai dengan RAB yang ada,” ujar Kasi Intelejen Kajari Rote,  Eduward Manurung, Jumat, (14/9).

Atas temuan tersebut, pihak Kejaksaan Negeri Rote Ndao segera menindaklanjuti pemeriksaan terkait pekerjaan infrastruktur yang sudah dilakukan atau yang di kerjakan fisik tahun anggaran 2017 di desa Lidamanu. (Dance)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here