Tersangka Korupsi, Staf Ahli Wali Kota Bekasi Ditahan

0
352
Roro langsung digiring petugas di dalam mobil dari depan kantor Kejaksaan Negeri Bekasi di Jalan Veteran, menuju Rumah Tahanan Pondok Bambu Jakarta Timur. Jumat (18/3)

KOTA BEKASI (GARUDANEWS) – Kota Bekasi mendapatkan kado pahit di hari jadinya yang ke-19 pada tanggal 10 Maret 2016, Staf Ahli Wali Kota Bekasi Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Roro Yoewati, resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bekasi, Jumat (18/3) siang.

Mantan Camat Pondok Melati tersebut ditahan atas kasus korupsi anggaran Diklat Pra Jabatan yang dilaksanakan pada tahun 2009. Pada saat itu Roro menjabat sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi.

Roro langsung digiring petugas di dalam mobil dari depan kantor Kejaksaan Negeri Bekasi di Jalan Veteran, menuju Rumah Tahanan Pondok Bambu Jakarta Timur.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Bekasi, Ferly Sarkowi membenarkan pihaknya telah menahan Roro Yoewati. Dia juga sebelumnya sudah menjelaskan bahwa kasus Roro sudah masuk penyidikan, setelah memeriksa para saksi. “Dalam penetapan tersangka ini kami sudah berhati-hati untuk menghindari pra peradilan,” tegasnya.

Seperti diketahui, Diklat Prajab Golongan I, II dan III itu diikuti sekitar 1.500 Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota Bekasi dan menelan anggaran hingga Rp8 miliar. Dalam kegiatan tersebut, Roro yang berperan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen menggandeng Wing Pendidikan Teknik dan Pembekalan (Wingdiktekkal) TNI AU Bandung.

Awalnya, semua proses pembayaran kepada pihak kedua dilakukan melalui rekening instansi. Namun, beberapa waktu kemudian, Roro menerima uang miliaran rupiah di rekening pribadinya.

Uang yang mengendap di rekening Roro itulah yang kemudian menyeretnya ke kejaksaan. Selama proses hukum, Roro sempat dipindah jabatannya dari BKD menjadi Camat Pondok Melati. Terakhir ia menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota. (goo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here