Virus Ebola Landa Negara Kongo, Lebih dari 200 Jiwas Dikabarkan Meninggal

0
83
Petugas medis dari kementerian kesehatan Kongo saat memberikan vaksin anti virus. (Ist)

KINSHASA (Garudanews.id) –  Jumlah korban meninggal  akibat wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo timur telah meningkat menjadi lebih dari 200 jiwa. Hal tersebut berdasarkan catatan kementerian kesehatan negara yang tengah dilanda konflik itu,  sebagaimana dalam keterangannya yang dikutip garudanews.id, Minggu (11/11).

Menteri kesehatan Oly Ilunga mengatakan telah mencatat 201 kematian akibat virus dan 291 kasus telah dikonfirmasi sejak wabah itu dimulai pada Agustus lalu.
Sekitar setengah dari kasus berada di Beni, sebuah kota dengan 800.000 orang, di wilayah Kivu Utara.

Sementara itu, Departemen Penjagaan Perdamaian PBB pada Jumat kemarin menyerukan kelompok-kelompok bersenjata yang aktif di wilayah itu untuk tidak menghalangi upaya-upaya untuk memerangi penyakit tersebut.

Dimana, sebelumnya tim yang bertanggung jawab untuk menanggapi wabah telah menghadapi ancaman, serangan fisik, penghancuran berulang peralatan mereka dan penculikan.

“Dua rekan kami di Unit Medis Respon Cepat bahkan kehilangan nyawa dalam serangan,” Menteri Kesehatan Oly Ilunga.

Sebelumnya, wabah itu adalah yang kesepuluh di DR Kongo sejak Ebola pertama kali terdeteksi di sana pada tahun 1976.
Ebola adalah penyakit infeksi serius yang dapat menyebar dengan cepat melalui sejumlah kecil cairan tubuh, menyebabkan pendarahan internal dan berpotensi kematian.

Sejak program vaksinasi dimulai pada 8 Agustus, lebih dari 25.000 orang telah disuntik, kata kementerian kesehatan awal bulan ini. (rel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here