Bila Semua Potensi Tergali Maksimal,  PAD Kabupaten Bogor Tembus Rp 3 Triliun

0
152
PBB (Ilustrasi)

BOGOR (Garudanews.id) – Bila semua potensi tergali secara maksimal, diperkirakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bogor akan tembus mencapai Rp 3 triliun dalam setahun.

“Yang terpenting PAD Kabupaten Bogor mempunyai andil besar dalam total APBD kita, ya sekitar 36 persen,” ungkap Bupati Bogor Nurhayanti kepada garudanews.id, Selasa (10/7).

Bupati meminta, kepada Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) untuk terus melakukan evaluasi, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat membayar pajak dan ditambah peningkatan kualitas pelayanan dan SDM Bappenda.

“Evaluasi terus tentang wajib pajak dengan intens dan ekstens dan tingkatkan kemampuan petugas melalui bintek,” tuturnya.

Kepala Bappenda Kabupaten Bogor, Dedi A bachtiar mengakui, ada beberapa potensi yang masih belum tergali , diantaranya data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang belum disesuaikan serta pajak vila yang belum semuanya tertagih.

“Kalau bertahap ditagih terus pada tahun 2020-2021 pajak daerah bisa di angka Rp 3 triliun dan kalau PAD bisa paling top di kisaran Rp 2 triliun,”katanya.

Dedi mengakui, ada permasalahan yang di alami seperti, belum optimalnya penegakan sanksi terhadap pelanggaran ketentuan perpajakan daerah hingga belum akuratnya data potensi daerah.

“Jadi beberapa langkah strategis yang kita ambil dengan melakukan pendataan pemutakhiran data objek dan subjek pajak hingga berkoordinasi daerah lain mengenai penyusunan produk hukumnya,”terangnya.

Dedi menjelaskan, khusus untuk semester pertama tahun 2018, pajak daerah telah terealisasi Rp 764,8 miliar atau 48,72 persen dari target hingga akhir tahun Rp 1,56 triliun. Menurut dia, sumbangan paling besar berasal dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan ((BPHTB) Rp 238,6 miliar atau terealisasi 52,44 persen dari target Rp 455 miliar. (ded/pend).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here