China Tahan 1 Juta Muslim Uighur di Kamp Politik

0
167
warga uighur (ist)

BERLIN (Garudanews.id) – Komite anti diskriminasi PBB mengemukakan kekhawatirannya terkait perlakuan China terhadap minoritas Muslim Uighur. Pemicunya adalah laporan penahanan massal yang menjadi catatan bagi Beijing selama beberapa tahun terakhir.

Komite Penghapusan Diskriminasi Rasial mulai meninjau laporan China di Jenewa pada hari Jumat kemarin. Pemimpin delegasi Cina, Yu Jianhua, menyoroti kemajuan ekonomi dan meningkatnya standar hidup dalam laporannya.

“Anggota komite sangat prihatin oleh banyaknya laporan yang dapat dipercaya bahwa, atas nama memerangi ekstrimisme agama dan menjaga stabilitas sosial, China telah mengubah wilayah otonomi Uighur menjadi sesuatu yang menyerupai kamp interniran besar yang diselimuti rahasia,” ujar wakil ketua komite, Gay McDougall.

Kelompok-kelompok pemantau mengatakan bahwa kaum Uighur telah ditargetkan dalam kampanye pengawasan dan keamanan yang telah mengirim ribuan orang ke pusat-pusat penahanan dan indoktrinasi. McDougall menyebut jumlahnya mungkin jauh lebih tinggi.

“Ada laporan penahanan massal etnis Uighur dan minoritas Muslim Turki lainnya,” katanya.

“Ada perkiraan bahwa lebih dari satu juta orang ditahan di pusat-pusat kontra-ekstremisme dan 2 juta lainnya telah dipaksa masuk ke dalam apa yang disebut kamp pendidikan ulang untuk indoktrinasi politik dan budaya,” imbuhnya seperti dikutip dari AP, Sabtu (11/8/2018).

Dia tidak menyebutkan sumber informasi itu dalam sambutannya di persidangan.

Komite yang bermarkas di Jenewa melanjutkan sesi dengar pendapatnya pada hari Senin, dengan kesimpulan yang diharapkan kemudian. Yu, duta besar China untuk AS di Jenewa, mengatakan China akan menanggapi pertanyaan-pertanyaan utama yang dikemukakan dalam sesi Jumat pada hari Senin. (Sindo/Lya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here