Dengan Dalih Perpisahan, SMPN 1 Kota Bogor Diduga Peras Orangtua Siswa

0
866
Kepala SMPN 1 Kota Bogor, Sri Sugiarti.

BOGOR (Garudanews.id) – Dengan dalih untuk biaya perpisahan, SMPN 1 Kota Bogor diduga memeras para orangtua siswa khusus kelas IX untuk mengeluarkan koceknya sebesar Rp 1 juta persiswa.

Adapun biaya sebesar itu, untuk biaya sewa gedung dan lainnya Rp 500 ribu dan biaya baju khusus perpisahan untuk siswa dan orangtua seharga Rp 500 ribu.

“Ya jelas kami keberatan dengan biaya sebesar itu, karena kami menyekolahkan anak tidak hanya satu orang, tapi 4 anak. Apalagi situasi perekonomian saat ini cukup sulit, jangankan buat biaya sekolah buat makan sehari-hari saja sangat berat,”keluh salah satu orangtua siswa yang tidak mau menyebutkan jatidirinya kepada garudanews.id, Sabtu (22/4).

Dia mengakui, bahwa dirinya sedang melakukan pengobatan secara kontinyu atau berobat jalan karena penyakit yang dideritanya dan banyak memakan biaya besar.

“Tapi karena untuk biaya sekolah anak, saya ngebela-belain meminjam ke saudara terdekat,”ujarnya.

Terpisah, Kepala SMPN 1 Kota Bogor, Sri Sugiarti saat dihubungi via pesan singkatnya mengatakan, bahwa kebijakan ini merupakan keputusan bersama atas musyawarah antara orangtua siswa, komite dan sekolah.

“Silahkan pak, tanyakan saja langsung ke pihak panitia perpisahan dan komite sekolah. Kami pihak sekolah sama sekali tidak mengelola kegiatan tersebut,”singkatnya.

Untuk mengimbangi pemberitaan, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Fahrudin saat akan dikonfirmasi tidak ada di tempat. (razik/dedi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here