Diduga Berzinah Dengan Istri Orang, Oknum Kadis Perindag Dipolisikan Sang Suami

1

ROTE NDAO (Garudanews.id) – Petrus Lani, suami dari Sarce Nule, perempuan yang diduga diselingkuhi oleh oknum kadis,   pada Jumat (9/6) siang, melaporkan Pria Idaman Lain (PIL) berinisial Endos dengan laporan perzinahan.

Laporan perzinahan itu dilaporkan di Polsek Rote Barat Laut oleh Petrus Lani, suami sah dari Sarce Nule. Dirinya mendatangi Polsek Rote Barat Laut dengan membawa beserta 3 orang saksi.

Kapolsek Rote Barat Laut, Ipda Kornelius Tuati menyampaikan  bahwa sesuai laporan polisi, pada Selasa(6/6) lalu telah terjadi tindak pidana perzinahan.

Kapolsek menceritakan, kronolinya yakni awalnya korban pulang dari merantau di Kupang, istri korban sudah pulang ke rumah orang tuannya dan korban mendengar cerita dari keluarganya atas nama Marthen Lani bahwa istri korban telah hamil dan pergi dari rumah.

Lanjut Ipda Kornelius Tuati, setelah mendengar cerita tersebut, Petrus Lani sebagai suami dan Manaleo, Gerson Matias Nassa meminta istri korban dan keluarganya untuk bertemu dan membicarakan masalah istri korban yang sedang hamil akan tetapi alasan dari keluarga istri korban bahwa keluarga dan Manaleo tidak ada waktu untuk bertemu.

“Hal inilah yang membuat Petrus Lani dan keluarganya melaporkan ke Polsek Rote Barat Laut,” ujar Kapolsek.

Petrus Lani, suami dari Sarce Nule

Kornelius juga berjanji bawa pihaknya akan menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan oleh Petrus Lani, suami dari Sarce Nule. Untuk itu, dalam waktu dekat akan memanggil pria yang  nernama Eduard Ndolu yang diduga berzinah.

Terpisah, Petrus Lani, suami dari Sarce Nule kepada media ini menyampaikan dirinya berharap dengan laporan polisi yang telah dilayangkan maka polisi dapat segera mengambil tindakan hukum kepada laki – laki yang telah merusak mahligai rumah tangganya yang telah dibangun dengan susah payah dan telah dikaruniai 4 orang anak. Ia menyampaikan, saat ini dirinya sudah membawa 3 anak untuk tinggal bersama dirinya di Kota Kupang karena pekerjaannya ada disana.

Sebelumnya, Petrus Lani juga menyampaikan, persoalan antara dirinya dengan sang istri, Sarce Nulek dikarenakan factor ekonomi dimana dirinya yang bekerja serabutan dengan penghasilan tidak tetap membuat rumah tangga keduanya sering rebut. Persoalan keduanya sampai dimediasi oleh pihak desa untuk diperdamaikan. Pasca mediasi, sebagai bentuk tanggung jawab, dirinya merantau ke Kupang untuk bekerja. Saat itu, dirinya baru sebatas mendengar rumor kalau istrinya berselingkuh.

Setelah bekerja dan memiliki penghasilan, ia pun meminta istrinya untuk bersama – sama pindah ke Kupang tinggal di rumah kontrakan di Kelurahan Maulafa. Tetapi permintaannya tidak dituruti istrinya. “ Beta sampai mau cium kakinya minta untuk sama – sama pindah ke Kupang tapi dia tidak mau. Dia mau tetap di Rote dan dia minta cerai “ jelas Petrus.

Ia menjelaskan, permintaan ini tidak ia setujui. Oleh karena itu, ia pun membawa serta ketiga anaknya untuk pindah ke Kupang bersama dirinya sedangkan anak keempat tinggal di Rote dengan istrinya. Lanjut Petrus,saat pindah ke Kupang itulah baru ia mendapatkan informasi kalau ada Pria Idaman Lain yang berselingkuh dengan istrinya.

Walaupun belum mendapatkan bukti bahwa istrinya berselingkuh, kata suami Sarce, ialah Petrus Lani, ia sudah mendapatkan informasi yang mendalam dari keluarga dan tetangga sekitar tentang Pria Idaman Lain yang rutin mendatangi rumahnya yang tidak lain adalah Endos. Dikatakan Petrus, setelah mengetahui kalau istrinya selingkuh, dirinya kemudian membawa pergi ketiga anaknya ke untuk tinggal bersamanya di Kupang, sedangkan anaknya yang bungsu tinggal di Oelua bersama sang Istri . Lanjut Petrus, dia sudah hampir 2 tahun tidak tinggal bersama dengan istrinya jadi dirinya bingung kalau sampai istrinya bisa hamil.

Dirinya mengungkapkan salama dirinya di Kupang, terus menelpon anaknya dan komunikasi dengan keluarga sang istri,tetapi istrinya tidak mau untuk berbicara dengannya walau lewat telpon. Ia juga menelpon anaknya untuk berbicara dengan mamanya (istrinya), tapi terus menolak. Oleh karena itu, Tanggal 6 Juni sampai 8 Juni  2017 dirinya meningalkan ketiga anaknya diKupang dan Pulang ke Oelua untuk bertemu dengan istri nya Sarce Nule.

Atas dasar itulah, Petrus melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian sektor Rote Barat Laut kemarin, dengan Surat Laporan Polisi dengan No. Pol. LP.127 VI/2017/NTT/RES RND/Sek RBL. (Dance Henukh)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.