Diduga Kelebihan Muatan, Lift Blok M Square Jatuh

0
320
Sejumlah pengunjung Mall saat membantu mengevakuasi korban. (ist)

JAKARTA (Garudanews.id) – Diduga akibat kelebihan muatan, Lift Blok M Saquare Jl. Melawai Kebayoran Baru Jakarta Selatan, pada Jumat (17/3) pukul 13.00 terputus dan jatuh dari lantai 3 sampai groud Blok M Square.

Menurut Ati (35) saksi mata yang juga Pengawas Cleaning Service, pada saat selesai bubaran Shalat jumat kondisi lift penuh dan sinyal lift berbunyi namun tetap dipaksakan meski didalmnya terdapat 23 orang.

“Ketika diposisi lantai 1 tau2 lift terjatuh dan terdengar bunyi keras di Basement,” tutur Ati kepada Garudanews.id.

Sementara itu, salah satu korban jatuhnya lift, Widia Ningrum, pelajar kelas 12 SMA Darma Karya Melawai menuturkan kronologis.kejadian tersebut.

Widia merasa ada keanehan saat didalam lift. Sementara, meski sudah sesak dan sirine pun berbunyi namun penumpang yang ada di dekat pintu tidak mau mengalah untuk keluar mengurangi benan.

“Saya naik dari lantai 5 kemudian lift naik ke lantai 7. Dari lantai 7 lift sudah penuh namun tidak ada yg mau turun, kemudian pada saat turuh lift berasa berbeda di lantai 5 kemudian sempat berhenti dilantai 1 dan kemudian lift jatuh ke ground,” kata Widia.

Adapun nama2 korban atas kejadian tersebut :
1. Tn.Sutoto ,40 thn
2. Tn.Salmudin ,33 thn
3. Tn.Bumi Suhartan ,31 thn
4. Nn.Diana ,18 thn
5. Nn.Hani Nurhasanah ,18 thn
6. Tn.Lesi ,25 thn
7. Shadiq Al beri ,41 thn
8. Tn. Ridwan ,48 thn
9. Tn. David Evan ,26 thn
10. Tn. Ari Budi Nugraha ,19 thn
11. Tn. Ade Gunawan 16 thn
12. Tn. Wisnu Panduwinata ,30 thn
13. Tn. Yasa ,41 thn
14. Nn. Nina azmia ,18 thn
15. Nn. Nadira Indriani ,18 thn
16. Tn. Afdal ,50 thn
17. Nn. Widyaningrum ,19 thn
18. Tn .Endang Supriatna ,28 thn
19. Tn. Sunardi ,21 thn
20. Tn. Subiri ,57 thn
21. Tn. Mahmud ,20 thn
22. Tn. Irfan irmansyah ,21 thn
23. Tn. Bagus pribadi ,19 thn
24. Tn. Indra nur Rahman ,24 thn
25. Tn. Suna Wijaya ,52 thn.

Semua korban telah di evakuasi dan dibawa RS Pertamina Jakarta Selatan untuk mendapatkan penaganan medis. Saat ini dokter tidak memperbolehkan korban/pasien dimintain keterangan karena msh dlm penanganan. (Sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here