Disdik Kabupaten Bogor Kurang Perhatian Kepada Sekolah Jarak Jauh

32

BOGOR (Garudanews.id) – Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Jawa Barat dituding kurang perhatian dalam memenuhi fasilitas pendidikan.

Hal itu terungkap masih ditemukannya ruang belajar yang layak dari standar untuk sekolah dasar (SD) yang dibiayai oleh uang negara tersebut.

Seperti SD kelas jauh Kampung Bugaok, sekolah ini sangat memprihatinkan.

Sampai saat ini, SD yang menampung sebanyak 50 siswa itu belum mendapatkan kucuran dana, baik dari pusat maupun daerah.

Hal itu berdasarkan penuturan Sandi, tokoh masyarakat setempat yang memberi perhatian kepada sekolah jarak jauh tersebut. Ia pun menyebut, guna mempertahankan sekolah tersebut, pihaknya mengandalkan bantuan dari swasta.

“Seperti pada tahun 2016, SD di kampung kami mendapat bantuan dari PLN Bandung 3 lokal dan tahun 2017 mendapat bantuan dari kelompok sepeda goes sebanyak 2 lokal jadi semua 5 lokal,” ujar dia, Jumat (11/1).

Lanjut dia, sampai saat ini SD jarak tauh di kampungnya masih menginduk ke SDN 1 Rabak untuk kelas 1 sampai kelas 4.

” Yang jadi masalah nanti kelas 5 dan 6 bagai yang mau sekolah harus pindah ke SDN Rabak 1. Itu juga kalau ruangan cukup,” ungkap Sandi.

Untuk itu, ia berharap agar pemerintah aga cepat merealialisasikan dana bantuan agar tidak ada lagi anak yang putus sekolah tingkat dasar dengan program wajib belajar 9 tahun.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.