Dua Desa di Kecamatan Rote Selatan Jadi Percontohan Penggunaan Dana Desa

0
246
Kepala Desa Pilesue Polce Manafe.

ROTE NDAO (Garudanews.id) –  Dua desa di Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao yakni Desa Pilesue dan Desa Lenguselu, Kecamatan Rote Selatan , Kabupaten Rote Ndao, Propinsi Nusa Tenggara Timur, akan menjadi desa percontohan pemanfaatan, pengelolaan dana desa.

Kepala Desa Pilesue Polce Manafe mengatakan, pemanfaatkan dana desa tersebut telah mempu membangkitkan semangat maupun inisiatif gotong royong dalam menyelesaikan persoalan desa.

“Kami belajar dari Desa Lenguselu, kami mencoba mempelajari bagaimana Desa Lenguselu mempertahankan nilai-nilai gotong royong menjadi semangat untuk menyelesaikan persoalan publik,” ujar  Manafe, Jumat (13/7).

Menurut Polce, apa yang dilakukan kedua desa tersebut dapat menjadi percontohan penggunaan dana desa dengan baik dan perlu menjadi contoh-contoh bagi desa – desa tetangga.

Adapun pemanfaatan dana desa pada Desa Lenguselu telah memberikan manfaat bagi masyarakat desa, dengan tersedianya jaringan air bersih kepada warga.

“Mereka berinisiatif untuk menyelesaikan problematika keadaan yang dihadapi. Misalnya, Desa Lenguselu dengan suplai air, mereka berinisiatif bergotong royong untuk bagaimana mencari sumber air,” kata Polce Manafe.

Sedangkan Desa Pilesue menggunakan dana desa untuk pembangunan infrastruktir berupa jalan-jalan Rabat di desa yang digunakan masyarakat untuk kehidupan sehari-hari.

“Kemudian di Pilasue, bagaimana mereka bersama-sama untuk bisa berinisiatif memperbaiki infrastruktur (pertanian) di desanya,” ujar Polce

Menurutnya, bukan hanya pemanfaatan dana desa dengan baik, namun kedua desa tersebut terus mempertahankan semangat kebersamaan dalam membangun desa.

Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah agar seluruh proyek di desa bisa dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat agar segala manfaat dari pembangunan tersebut dari desa, oleh desa, dan untuk desa.

“Mereka meskipun ada dana tetapi nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong dijaga dan di pelihara. Ini harus terus dipelihara, ditumbuhkan jangan sampai tergerus pungkasnya.
(Dance)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here