Hindari Kemacetan saat Libur Lebaran, Ini Rekayasa Lalin Dilakukan Kemenhub

1

JAKARTA (Garudanews.id) – Kementerian Perhubungan telah merencanakan tanggal 13 dan 14 Juni jelang musim arus mudik lebaran nanti, melarang angkutan tiga sumbu, disamping juga pada minggu akhir pulang.

“Ada beberapa hari kita juga menetapkan tanggal 28, 29, 30 sebagai angkutan berat tidak bisa beroperasi,” ujar Menhub Budi Karya, Kamis, (5/4) kemarin sore.

Menhub merekomendasi beberapa hal, diantaranya terkait banyaknya angkutan motor dan angkutan mobil, maka diusulkan mudik gratis, baik dilakukan dengan motor, bus, kereta api, maupun dengan menggunakan kapal.

“Diharapkan ini mengurangi keinginan masyarakat untuk menggunakan motor karena kita tambah jumlahnya, mendekati dua kali lipat,” kata Menhub.

Hal lain disampaikan Menhub, bahwa di mudik Lebaran kali ini karena dari Jakarta sampai Surabaya tol itu sudah terhubung walaupun di beberapa segmen Jawa Tengah dan Jawa Timur ada yang fungsional, maka preferensi masyarakat untuk menggunakan tol itu tinggi sekali.

“Jadi relevansinya kami mengatur waktu itu sangat beralasan. Dan juga kami juga menyarankan selain waktu mudiknya lebih awal, menggunakan jalur selatan juga cukup menarik dan mudik menggunakan kapal itu juga menarik,” ujar Menhub.

Selain itu, sebagaimana yang sudah dilakukan di tahun yang lalu Kementerian Perhubungan akan membuat posko di Karkolantas, dan juga posko-posko di setiap titik-titik kota-kota penting, seperti di Cirebon, Brebes, Tegal, dan Pekalongan. (red)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.