Indonesia Belum Ekspor Obat Kesehatan Hewan Ke Australia

41

BOGOR (Garudanews.id) – Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Kementerian Pertanian (Kementan) Wisnu Wasesa mengatakan, saat ini Indonesia belum mengekspor produk obat kesehatan hewan ke Australia. Produk obat kesehatan hewan baru merambah pasar Asia.

Seiring dengan ditekennya kerja sama dagang komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) yang memberlakukan bea masuk nol tarif, pihaknya optimistis Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan itu agar produk obat kesehatan hewan dapat masuk ke Australia. “Kalau sarana produksi di dalam negeri sudah cukup, tinggal bagaimana kita memacu untuk ekspornya,” kata Wisnu, seperti dikutip dari Republika, Selasa (12/3).

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Kementan menjelaskan, guna memacu produksi obat kesehatan hewan, pemerintah memberikan pelatihan dan pendampingan pada pengusaha tani muda agar tertarik ke bisnis sarana bisnis peternakan. “Di ranah ini juga ada peluangnya, kuncinya itu bagaimana kalangan milenial bisa ambil peran dalam prospek bisnis ini,” katanya.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, dalam kurun waktu 2015-2018, nilai ekspor obat hewan mencapai Rp 23,54 triliun. Produk obat kesehatan hewan yang diekspor tersebut antara lain dosis biologi, farmasetik, premiks, dan bahan baku obat hewan dengan kuantitas mencapai 635,79 ribu ton.

Sementara itu di sepanjang akhir 2018, nilai ekspor obat hewan Indonesia mencapai Rp 4 triliun ke berbagai negara. Eropa merupakan negara-negara dengan tujuan ekspor produk obat hewan Indonesia terbanyak. (Sfa)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.