Jadi Bapak Ojol, Walikota Bekasi Berharap Ojol Lebih Tertib

0
80
Walikota Bekasi Rahmat Effendi memberikan arahan kepada driver online kota Bekasi saat deklarasi Walikota Bekasi sebagai bapak Ojol Nusantara, di Taman Kota, Kamis (11/04)

BEKASI, (Garudanews.id) – Jasa driver online atau biasa disebut Ojol, di kota Bekasi jumlahnya mencapai ribuan. Diberitakan sebelumnya, keberadaan ojol di kota Bekasi khususnya, mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktifitasnya. Namun, di sisi lain keberadaannya juga menimbulkan permasalahan tersendiri. Permasalahan tersebut adalah kurang teraturnya para pengemudi ojol dalam mangkal atau menunggu penumpang tidak pada tempatnya.

Perlu adanya sinergitas antara para pengemudi ojol dengan pemerintah kota Bekasi. Komunitas Ojol Korwil kota Bekasi, deklarasikan Walikota Bekasi Rahmat Effendi sebagai Bapak Ojol kota Bekasi dan Nusantara. Dalam deklarasi tersebut, para pengemudi ojol ingin difasilitasi dan penambahan fider agar tidak mengkal disembarang tempat.

“Ini adalah satu bentuk soliditas, dimana selama ini dianggap sebagai salah faktor kemacetan, deklarasi inilah salah satu bentuk sinergitas antara pemerintah dengan ojek online sebagai solusi untuk mengurai salah satu kemacetan yang kedua sama sama membangun kota bekasi,” kata juru bicara ojol Bekasi, Udin Latif, Kamis (11/04).

Latif juga berharap bahwa pemerintah kota Bekasi dapat lebih bersinergi lagi dengan ojek online. Dengan deklarasi tersebut juga nantinya pemerintab kota Bekasi akan memfasilitasi ojol di wilayah kota Bekasi.

“Bukan hanya dianggap sebagai salah satu faktor kemacetan, tapi salah satu faktor bagaimana bisa membangun dan membangun kota Bekasi agar lebih maju, karena bagaimanapun mereka salah satu penyumbang pajak terbesar di kota Bekasi,” Tandas Latif

Sementara itu, Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyambut baik deklarasi tersebut dan berjanji akan segera merealisasikan aspirasi para pengemudi ojol.

“Hari ini saya bertemu dengan ojek online, tadi kebutuhannya selter, ambulan, sudah terpenuhi semua sebetulnya, terus kartu sehatpun juga bisa dipakai di rumah sakit, manfaatkan itu, hanya kami minta ojek online itu tertib dijalan, tertib di tempat maka nanti kita sediakan selter, nanti kota tata dan dilengkapi dengan wifi,” kata Walikota Bekasi Rahmat Effendi usai deklarasi bapak ojol, di Taman Kota, Kamis (11/04).

“Deklarasi itu hanya apresiasi silahkan saja, yang penting apa yang kita lakukan, derap langkah kita lakukan itu adalah tujuan kebaikan, kalau mereka tertib bersama dengan pemerintah, yakinlah rejeki itu ditangan tuhan,” kata Walikota menambahkan.

Ditempat yang sama, kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kota Bekasi Yayan Yuliana menuturkan bahwa selter ojol sudah tersedia, namum jumlahnya yang masih terbatas. Ia juga meminta agar ojol selalu taat aturan yang sudah dibuat oleh Pemerintan kota Bekasi.

“Sosiali sudah kita lakukan justru sekarang pada saat di lapangan kita menemukan seperti itu kita lakukan penertiban dan penindakan kepada mereka, kita bahkan kerjasama dengan lantas lakukan penilangan,” kata Yayan.

Selter sudah disediakan sebanyak 21 titik yang tersebar di kota Bekasi, namun selter tersebut dirasakan kurang efektif serta tingkat kedisiplinan para pengemudi yang harus lebih sadar lagi dalam berlalu lintas.

“Kita sudah memberikan surat edaran kepada pengelola mall harus menyiapkan sepuluh persen dari lahan parkirnya yang ada untuk memfasilitasi ojek online, tingkat efektifitasnya kita evaluasi,” kata Yayan.

Yayan juga menambahkah bahwa tingkat kedisiplinan para pengemudi ojol saat ini masih kurang. Ia berharap para pengemudi ojol dapat lebib konsisten dan patuh terhadap peraturan dan sudah dibuat oleh pemerintah Kota Bekasi.

“Kalau kita sama-sama konsisten, kalau kami pemerintah sudah pasti konsisten aturan yang sudah kita buat, kita laksanakan tetapi kan datangnya dari pengemudi dan warga masyarakat itu sama-sama ciptakan agar konsisten,” pungkasnya. (Mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here