Kabupaten Bogor, Mimpi Menjadi Kabupaten Termaju Berbuah Tuntutan Pemekaran

0
728

dscn5499Bogor ( Garudanews.id ) – Menjadi Kabupaten termaju menjadi cita-cita Kabupaten Bogor dalam 4 tahun terakhir. Namun sepertinya cita – cita itu harus di koreksi kembali, pasalnya, selama 4 tahun program itu diluncurkan, belum banyak capaian yang dihasilkan. Justru yang terjadi beberapa wilayah di Kabupaten Bogor menuntut pemisahan diri atau menuntut pemekaran. Capaian hanya bagus ditataran elit, sementara pembangunan diwilayah banyak yang tertinggal.

Wilayah yang menuntut pemekaran itu adalah Bogor Barat, Bogor Timur dan Bogor Selatan. Secara umum alasan mendasar yang menjadi tuntutan pemekaran adalah kurang maksimalnya pembangunan dan tidak efisiennya administrasi pemerintahan. Hal tersebut nampak dari pembangunan infrastruktur yang kurang memadai diberbagai wilayah, khususnya daerah pinggiran dan pengurusan administrasi pemerintahan yang jauh dan memakan waktu dalam proses pembuatanya.

Kabupaten Bogor terdiri dari 40 Kecamatan dengan total luas wilayah mencapai 298.838.304 Ha dan jumlah penduduk mencapai 5,4 Juta jiwa. Tentu diperlukan tata kelola yang memerlukan energi dan strategi ekstra  dalam menjalankan roda pemerintahan. Uniknya, hingga hari ini Kabupaten Bogor hanya di pimpin seorang Bupati tanpa seorang wakil pasca dijebloskannya Bupati Rahmat Yasin ke Sukamiskin.

Salah satu deklarator Pemekaran Bogor Selatan, Iman Sukarya mengatakan , Kabupaten Bogor terlalu luas sebagai sebuah Kabupaten. Dengan kedekatan dengan Ibukota dan ditopang dengan potensi Sumber Daya Alam ( SDA ) dan SDM yang ada mestinya Kabupaten Bogor di Pecah menjadi 3 Kabupaten dan satu Kota Baru. “ Supaya lebih efektif wilayah Kabupaten Bogor harus di pecah menjadi 3 Kabupaten dan 1 Kota. Yaitu, Kabupaten Bogor Selatan, Bogor Timur, Bogor Barat dan Kota Cibinong “ Ujar Deklarator Kabupaten Bogor Selatan ini kepada Garudanews,id

Hal Senada disampaikan salah satu Anggota Presidium Pemekaran Kabupaten Bogor Timur, Fahreza. “ Bogor  Timur banyak menyimpan Potensi, dengan kondisi pembangunan yang sangat minim maka sudah selayaknya Bogor Timur memisahkan diri dari Kabupaten Bogor, Supaya lebih focus dalam membangun wilayah dan peningkatan kesejahteraan warganya” papar Fahreza. Saat ini lebih dari 36 anggota dewan menyetujui tuntuntan pemekaran Bogor Timur.

Hal serupa juga terjadi pada wilayah Bogor Barat, bahkan untuk Bogor Barat berkas permintaan DOB sudah masuk di Kementrian Dalam Negeri. Namun karena adanya moratorium Pemekaran Daerah, hingga hari ini belum ada kejelasan dari Kemendagri.

Dengan kondisi ini, tentu sangat ironi dengan visi misi Kabupaten Termaju. Alih – alih memberikan kemakmuran bagi wilayah dan warganya, namun malah disambut dengan tuntutan pisah diri dari wilayah Kabupaten Bogor. cj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here