Kelas Rusak Parah, Siswa SDN 2 Karangjoho Terpaksa Pindah Sekolah

0
191
kondisi ruang kelas rusak parah (ist)

PONOROGO (Garudanews.id) – Kondisi ruang kegiatan belajar-mengajar (KBM) di SDN 2 Karangjoho, Ponorogo, Jatim kian memprihatinkan.

Awal 2017, kuda-kuda kayu atap ruang kelas III itu keropos dan terlepas dari bantalannya. Beberapa bulan kemudian, plafon ruang kelas roboh. Untung, saat kejadian ruang tersebut kosong. Kini 12 siswa (sekarang kelas IV) terpaksa harus dipindahkan ke perpustakaan yang seruang dengan dapur dan toilet guru.

Hanya disekat dua lemari. Mereka terpaksa belajar di ”ruang serbaguna” itu sampai turun kejelasan bantuan dari dinas pendidikan setempat. Sekolah tersebut juga minim ruangan. Hanya tersisa empat ruang kelas untuk menampung KBM kelas I-VI sebanyak 66 siswa.

Siswa kelas I dan II harus rela berbagi ruangan. Kelas I yang terdiri atas delapan siswa masuk sekolah pukul 07.00-10.00. Selanjutnya, tujuh siswa kelas II belajar aktif pukul 10.00-12.30.

”Ada kekhawatiran orang tua memindahkan anaknya. Itu sudah terbukti,” kata Kepala SDN 2 Karangjoho Sri Hariyani.

Dilansir dari jpnn, dia menyebutkan, beberapa wali murid memilih memindahkan anaknya ke sekolah lain. Selain itu, jumlah murid yang masuk tahun pelajaran baru ini menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

”Wali murid juga ada yang komplain. Kok pavingnya yang dibangun. Padahal, itu bantuan dari guru sini karena musim hujan becek sekali,” lanjutnya.

Sebenarnya pihak sekolah pernah melayangkan proposal bantuan. Ditujukan ke UPTD setempat sejak Juli 2017. Namun, tidak kunjung ada kabar baik sampai sekarang.

”Sebenarnya awal 2018 sempat bertemu bagian sarpras dindik dan didata. Tapi, setelah itu tidak ada kabar,” ungkap mantan kepala SDN 2 Tanjung Gunung tersebut.

Kemarin (8/9) ada tanggapan dari dinas pendidikan (dindik) setempat. Kabar itu seolah membawa angin segar bagi siswa dan murid di sekolah barat kota tersebut.

”Bu Kepala langsung yang telepon dan akan menyurvei ke sini. Semoga lekas mendapatkan perhatian,” ucapnya.

Sembilan siswa kelas III yang semula mengikuti jejak kakak kelasnya belajar di kelas darurat dipindah ke ruang guru. Suasana kelas jauh dari kondusif karena sesak bercampur ruang guru. (Red/Lya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here