KONI Kabupaten Bekasi Kawal Tradisi Jadi Juara

0
447
Jajaran pengurus Koni Kabupaten Bekasi. (Foto: Ad)

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi akan mengawal tradisi juara dan berupaya untuk mempertahankan gelar juara umum bagi Kabupaten Bekasi di Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII Kabupaten Bogor pada tahun 2018 mendatang. Selain itu, KONI Kabupaten Bekasi juga resmi dilantik, Senin (03/4). Dengan  mengusung tema “Mengawal Tradisi Juara”, KONI dibebankan target mempertahankan gelar juara umum Pekan Olah Raga Daerah XIII/2018 di Kabupaten Bogor. Pelantikan para pengurus ini dipimpin langsung oleh Ketua KONI Jawa Barat (Jabar), Ahmad Saepudin di Gedung Serba Guna Kompleks Olahraga Stadion Wibawamukti. Dalam pelantikan ini, Romli resmi kembali memimpin KONI Kabupaten Bekasi.

“Saya setuju target Kabupaten Bekasi menjadi juara. Peluang untuk juara di Porda bagi Kabupaten Bekasi cukup besar,” kata Ahmad usai melantik pengurus KONI.

Menurut Ahmad, atlet asal Kabupaten Bekasi sukses menyumbang 45 medali emas dari total 217 medali emas yang diraup kontingen Jabar pada PON 2016 lalu. Jika disejajarkan dengan provinsi, kata Ahmad, Kabupaten Bekasi bahkan bisa menduduki peringkat keempat di PON mengalahkan Jawa Tengah yang hanya mampu meraih 32 emas.
“Dengan modal tersebut, sebenarnya sangat keliru jika peluang ini tidak ditangkap Ketua Romli dengan didukung Bupati. Saya yang akan jadi rugi besar kalau tidak jadi juara di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakanya, selain atlet yang berprestasi, Kabupaten Bekasi memiliki modal berupa dukungan anggaran yang terbilang besar, mencapai Rp 20 miliar. Jumlah ini menjadi salah satu yang terbesar di Jabar.
“Kota Bandung katanya Rp 42 miliar, tapi saya belum tahu berapa jadinya sampai hari ini. Kabupaten Bandung ingin ikut-ikutan melebihi Rp 20 miliar lebih. Namun yang jelas, yang saya paham anggaran Kabupaten Bekasi cukup besar. Tapi hari ini didukung Rp 20 miliar, maka kalau mau menang lagi harus Rp 20 miliar lebih,” ujar Ahmad.

Dengan anggaran besar dan modal medali di PON, sambung Ahmad, Kabupaten Bekasi tidak boleh lengah. KONI Kabupaten Bekasi harus mampu mempertahankan prestasi mulai dari dukungan anggaran, sarana dan kesejahteraan atletnya.
“Peluangnya sudah ada, sarana tersedia. Saya hanya titip atlet kita agar diperhatikan. Membangun olah raga itu merupakan investasi jangka panjang, maka harus ada komitmen dari semua pihak,” pintanya.

Dalam acara tersebut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara KONI, Pemerintah Kabupaten Bekasi serta DPRD Kabupaten Bekasi. Dalam nota tersebut, ketiga elemen ini berkomitmen agar gelar juara dapat dipertahankan.
“Ini janji kami, Ketua DPRD, Bupati Bekasi, KONI bahkan sampai Kejari, Kapolres dan Dandim untuk bersatu janji, berpadu bakti untuk mewujudkan tradisi juara di Kabupaten Bekasi,” kata Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin.

Menurut wanita yang akrab disapa Neneng ini, tradisi itu harus terus diusung untuk membuktikan diri di kancah olah raga Jabar yang selama ini didominasi Kota Bandung. Meski di 2018 nanti bukan lagi tuan rumah, harus optimis bisa mempertahankan juara.
“Dalam Porda Jabar, sebanyak 10 atau 11 kali Kota Bandung menjadi juara, kemudian pernah satu kali Bogor jadi juara. Tapi kemudian kita kemarin 2014 menjadi juara. Tentu harus menjadi motivasi kita lagi. Jangan sampai tuan rumahnya Bogor, kemudian kita mau menyerahkan juara umum untuk Bogor, tidak rela,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bekasi Romli menyatakan, pihaknya siap mempertahankan gelar juara. Saat ini, Kabupaten Bekasi tengah menyiapkan strategi pemenangan, di antaranya mengantisipasi adanya perubahan cabang olah raga yang dipertandingkan, kemudian mengamankan atlet yang digoda daerah lain.
“Ada informasi perubahan cabor di Kabupaten Bogor nanti, kami masih menunggu seperti apa kemudian langkah selanjutnya bagaimana. Sudah kami persiapkan semua. Kemudian soal atlet, kami sudah menandatangani pakta integritas soal loyalitas mereka,” jelasnya.

“Di luar itu pun, saya yakin karena kami memiliki kedekatan dengan atlet. Soal tawaran daerah lain tinggi, kami tetap meyakini sampai saat ini tawaran kami masih paling tinggi,” tambahnya. (AD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here