Mahasiswa dan Dosen Ubhara Penyuluhan UU ITE

0
324
Dosen Pembimbing Mahasiswa, Herbert Napitupulu menyampaikan dalam penyuluhannya.

KOTA BEKASI (Garudanews.id) – Mahasiswa dan Dosen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya menggelar Penyuluhan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Nomor 19 Tahun 2016, pada Kamis (14/12) di SMA Patriot Bekasi. Penyuluhan tersebut sebagai bentuk pencegahan dini informasi berita hoax dan ujaran kebencian.

Koordinator KKP Mahasiswa, Abdurrahman mengatakan, kegiatan yang dilakukan pihaknya sebagai bentuk pencerahan bagi para kalangan pelajar yang sebagai penerus bangsa, dalam menyikapi transaksi percakapan di dunia maya. Selain itu, masih banyak para siswa yang belum mengetahui tentang produk hukum UU ITE.

“Pelajar harus cerdas dalam menggunakan media sosial. Karena, media sosial ini ada bentuk positif dan negatif,” kata Abdurrahman usai kegiatan.

Dikatakan Abdurrahman, penyuluhan yang dilakukan pihaknya menerangkan kepada siswa untuk mengetahui kebenaran saat menerima broadband sebelum menyebarkan kembali kepada orang lain. Pasalnya, selama ini berita hoax tersebar berdasarkan kecepatan daripada kebenarannya.

“Para pelajar harus tahu juga dampak dari menyebarkan isi informasi yang diterima sebelum disebarkan. Karena, kalau isi informasi yang disebarkan positif akan berdampak manfaat yang sangat baik,” ungkapnya.

Namun kalau isi informasi itu tidak benar, penyebarnya akan mendapatkan jeratan hukum. Kenapa bisa terjadi?. Karena minimnya pemahaman aturan hukum yang diketahui oleh para siswa,” tambahnya.

Sementara itu, pantauan dilokasi, Dosen Pembimbing Mahasiswa, Herbert Napitupulu menyampaikan dalam penyuluhannya, pengguna internet dalam satu hari tidak kurang dalam waktu 8 jam. Sehingga, hal tersebut perlunya pemahaman bagi para siswa.

“Banyak berita hoax dan ujaran kebencian yang setiap tahun meningkat. Apalagi, ujaran dan berita hoax juga menyerang Presiden Indonesia, Joko Widodo yang dituduhkan keturunan PKI,” ujarnya dalam penyuluhan.

Dilokasi yang sama, pengurus OSIS SMA Patriot, Firman Rizki sangat mengapresiasi kepada para mahasiswa Universitas Bhayangkara yang melakukan penyuluhan UU ITE. Dikarenakan penyuluhan tersebut sangat bermanfaat untuk para pelajar.

“Penyuluhan (ini) sangat bermanfaat banget. Karena kita jadi tahu soal hukuman jika menyebarkan berita bohong dan pesan-pesan yang bersifat memancing kebencian, akan mendapatkan hukuman yang tinggi dan denda yang cukup besar,” tandasnya.  (Adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here