Mantan Menteri Perindustrian Hartarto Sastrosoenarto Tutup Usia

0
503
Hartarto Sastrosoenarto Mantan. Menteri perindustrian periode 1983 s/d 1993

Jakarta (Garudanews.id)- Kabar duka datang dari keluarga Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.  Ayah Airlangga Hartarto yang juga Menteri Perindustrian pada periode 1983-1993 Hartarto Sastrosoenarto tutup usia pada Minggu 14 Mei 2017 pukul 21.32 WIB di Rumah Sakit (RS) Siloam Kebon Jeruk.

Dikutip dari liputan6.com. Hartarto Sastroenarto meninggal dunia pada usia 84 tahun. “Innalilahi Wa Inna IlahiRaji’un telah meninggal dunia Bapak Hartarto Sastrosoenarto pada pukul 21.32 WIB di RS Siloam Kebon Jeruk,” ujar Kepala Biro Humas Kementerian Perindustrian Setia Utama lewat pesan singkat, Senin (15/5/2017).

Berdasarkan informasi, jenazah akan disemayamkan di Rumah Duka Jalan Tirtayasa VII Nomor 34-36 Jakarta Selatan. Sedangkan pemakaman di San Diego Hills pada Senin 15 Mei 2017 pukul 15.00.

Adapun Hartarto Sastrosoenarto, Menteri Perindustrian pada masa orde baru ini juga ayahanda dari Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Hartarto Sastrosoenarto pernah menjadi Menteri Perindustrian pada Kabinet Pembangunan IV periode 1983-1988 berlanjut hingga Kabinet Pembangunan V pada periode 1988-1993.

Pria kelahiran 30 Mei, Klaten Jawa Tengah ini juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Produksi dan Distribusi pada Kabinet Pembangunan VI periode 1993-1998. Selain itu juga pernah menduduki posisi Menteri Koordinator Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara pada Kabinet Pembangunan VII periode 1998-1999.

Ia pernah memperoleh Anugerah Gelar Perekayasa Utama Kehormatan (Honorary Principal Engineer) dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pada 2014.

Hartarto dinilai sebagai figur teladan bagi perekayasa dalam membangun bangsa. Kepala BBPT Unggul Priyanto pernah menyebutkan kalau pemilihan Hartarto sangat tepat sebagai momentum lebih mempererat kerja sama industri dengan dunia penelitian dan pengembangan melalui kerja sama antara Kementerian Perindustrian dan Kemristek.

Hartarto juga telah berjasa untuk mendorong putra bangsa menguasai industri proses Indonesia. Mengutip laman Antara, sejumlah industri yang dibangun atas dorongan Hartarto antara lain industri petrokimia (PT Pusri, PT Pupuk Kijang, PT Petrokimia Gresik), kertas (pabrik kertas Leces), dan semen (PT Semen Tonasa) yang dibangun dengan kemampuan bangsa sendiri.

Setia menuturkan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dijadwalkan sampai kediaman pukul 09.00 WIB dari Beijing, China. Airlangga menghadiri KTT One Belt One Road pada 13-15 Mei 2017.

(Chep)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here