Mantan Pengacara Novanto Dicekal ke LN

0
255
Mantan Kuasa Hukum Setya Novanto Fredrich Yunadi

JAKARTA (Garudanews.id) – Mantan pengacara Setya Novanto Fredrich Yunadi dan mantan jurnalis Metro TV Hilman Mattauch dicegah ke luar negeri (LN), terkait penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) .

“Dalam proses penyelidikan dugaan tindak pidana mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan dengan tersangka SN (Setya Novanto), KPK mengirimkan surat kepada imigrasi Kementerian Hukum dan HAM tentang pencegahan terhadap 4 orang yaitu: Frederich Yunadi, Reza Pahlevi, Hilman Mattauch, dan Achmad Rudyansyah,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK  Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Pencegahan itu dilakukan selama 6 bulan terhitung sejak 8 Desember 2017, demikian sebagaimana dikutip dari Antara.

“Tujuannya karena keempat orang tersebut dibutuhkan keterangannya dan saat dipanggil sedang berada di Indonesia dengan dasar hukum: Pasal 12 ayat (1) huruf b UU KPK,” tambah Febri.

Hilman pada hari ini diketahui dimintai keterangannya.

“Sebagian dari keempatnya sudah dimintai keterangan tapi karena masih dalam tahap penyelidikan kami perlu melakukan pemanggilan untuk mengklarifikasi lebih lanjut, hanya karena bukan penyidikan maka tidak ada upaya paksa ketika saksi dipanggil tapi tidak datang,” tambah Febri.

Keterangan-keterangan tersebut masih terus dipelajari lebih lanjut dan masih akan dibahas apakah akan ada unsur penghalang-halangi proses penyelidikan, penyidikan, penuntutan kasus KTP-e (obstruction of justice).

Yunadi  diketahui adalah pengacara Setnov yang sudah mengundurkan diri sebagai pengacara Setnov pada 8 Desember 2017 saat surat pencegahan dikeluarkan; Reza Pahlevi adalah ajudan Setnov saat kecelakaan 16 November 2017 ikut dalam mobil Setnov, Hilman selaku orang yang menyetir mobil saat kecelakaan tersebut dan Achmad Rudyansyah adalah pengacara yang ikut melaporkan pimpinan KPK , Direktur Penyidikan KPK  dan Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Kasus KTP-e ke Bareskrim Polri.

“KPK  sudah dan akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian tapi objek penyelidikan berbeda dengan kewenangan, polisi fokus ke kecelakaan sedangkan KPK  fokus ke dugaan merintangi penyidikan,” ungkap Febri.

Seperti diketahui, setelah menghilang pasca-didatangi petugas KPK di rumahnya pada 15 November 2017, Setnov  di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Pengemudi mobil itu adalah Hilman Mattauch, wartawan Metro TV saat itu, di samping Hilman adalah ajudan Novanto yaitu AKP Reza Pahlevi. Sementara, Novanto duduk di bangku tengah seorang diri.

Dalam kecelakaan itu, mobil naik ke trotoar, menyerempet pohon sekitar dua meter dari tiang dan berhenti setelah menabrak tiang penerangan jalan umum saat sedang menuju ke stasiun televisi Metro TV. Ia lalu dibawa ke RS Medika Permata Hijau.

KPK  memindahkan Ketua DPR Setnov  dari Rumah Sakit Medika Permata Hijau ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada 17 November 2017. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here