Mayoritas DPD dan Organisasi Sayap Golkar Dukung Airlangga Jadi Ketum

0
416
Sejumlah Pengurus DPD Golkar se-Jawa Barat dan DKI saat mendeklarasikan dukungannya kepada Airlangga Hartarto untuk mejadi Ketua Umum Golkar. Pada , Senin, (11/12) di Kantor DPD Golkar Kota Bekasi.

KOTA BEKASI (Garudanews.id) – Pasca ditahannya Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto oleh Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) atas dugaan tindak pidana korupsi e-KTP, mendorong para pengurus dari berbagai darah untuk segera dilaksanakannya Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) hal itu dilakukan sebagai bentuk penyelamatkan partai.

Untuk itu, menjelang Musnalub yang akan digelar pekan depan, dukungan pun terus mengalir terhadap kandidat calon Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartato.

Airlangga  Hartarto dalam orasi politiknya di DPD Golkar Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Senin (11/12).

Hal ini menyusul dengan dideklarasikannya oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar se-Jawa Barat dan DKI Jakarta, menyatakan dukungannya kepada kandidat Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartato.

Selain itu, dukungan lain juga terus mengalir dari Ormas sayap Golkar, baik itu Kosgoro, Soksi, MKGR, HWK, Satkar Ulama, Majelis Dakwah Islamiyah, Ampi, Al-Hidayah, KPPG dan AMPG, serta IIPG.

“Alhamdulillah sudah 80 persen dari DPD tingkat II untuk memberikan dukungan, begitu juga dengan organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar,” kata Airlangga  Hartarto dalam orasi politiknya di DPD Golkar Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Senin (11/12).

Menurut Airlangga, dalam waktu dekat ini DPP Golkar akan mengadakan rapat pleno penentuan Steering Committee (Penyelenggara) dan Organizing Commite (Panitia Pelaksana) pada Munaslub, yang direncankan akan berlangsung pada tanggal 15-20 Desember 2017.

“Kita konsentrasi ke Munaslub. Insya Allah mulai dari hari ini dan selambat-lambatnya hari Rabu pada tanggal 13 akan diadakan rapat pleno, untuk menentukan siapa ketua Steering Committee dan ketua Organizing Commite,” ungkap Menteri Perindustrian ini.

Munaslub ini dilakukan, jelas Airlangga, adalah sebagai bentuk penyelamatan Partai Golkar. Oleh sebab itu, DPP Partai Golkar sedang konsentrasi dalam hal ini.

Terkait adanya kandidat yang akan maju dalam pencalonan Ketua Umum DPD Golkar, dirinya menyatakan, hal ini sudah ada mekanisme yang sudah diatur dalam partai.

“Dalam kontestasi musyawarah luar biasa, ada kader-kader Golkar yang mendaftar dan tentunya itu bagi Partai Golkar adalah sesuatu yang sudah ada dalam mekanisme organisasi,” tegasnya.

Dia pun berharap Munaslub yang dilaksanakan dapat menghasilkan pemimpin yang memiliki integritas dan dapat mengemban amanah dari para kader Partai Golkar.

“Yang tentunya akan memilih Ketua Umum baru, yang diamanatkan mampu membawa nama Partai Golkar yang berintegritas, bersih, merakyat dan amanah,” tambahnya.

Dia pun mengakui dalam pencalonan Ketua Umum DPD Partai Golkar,  dirinya sudah membangun komunikasi dengan sejumlah elit dan sepuh partai, diantaranya adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla, Akbar Tanjung, Agung Laksono dan Aburizal Bakri. Sebagai Menteri di kabinet kerja pemerintahan Jokowi-JK 2017, Airlangga juga sudah meminta izin ke Presiden. (Adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here