NCW Desak Kejagung Ungkap Dugaan Korupsi di BC

0
231
Ketua Umum NCW Syaiful Nazar (tengah) saat melaporkan dugaan korupsi bea cukai Malang di Kejaksaan Agung. (Foto: dok.garudanews.id)

JAKARTA (Garudanews.id)  – Kejaksaan Agung (Kejagung) didesak segera mengungkap dugaan korupsi di Bea Cukai  (BC). Pasalnya berdasarkan informasi yang dihimpun sejumlah kasus yang pernah diadukan oleh pegiat anti korupsi terkait peyimpangan anggaran di BC, namun hingga saat ini belum satupun dapat terungkap. Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Nasional Corruption Watch  (NCW) Syaiful Nazar dalam keterangan persnya yang diterima garudanews.id.

“Pihak Kejaksaan Agung seolah tutup mata dengan persoalan hukum yang diduga telah merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah. Apakah ini bagian dari konspirasi busuk dalam menutupi kebobrokan pemerintahan saat ini,” kata Syaiful, Kamis, (12/7).

Meski pihak BC sendiri mengklaim bahwa pada tahun lalu terjadi peningkatan pendapatan dari sektor pajak Bea Cukai, namun faktanya sejumlah persoalan yang terjadi di BC terus meningkat.

“Seperti meningkatnya barang ilegal yang terjadi di pasaran. Ini terjadi karena kecerobohan dari pihak BC itu sendiri. Padahal, kalau sistem pengawasan yang dilakukan oleh BC itu sendiri ketat. Maka penyelundupan dan peredaran barang ilegal dapat diminimalisir,” ujar Syaiful.

Terkait dengan banyak masuknya barang Ilegal, anggota Komisi XI Ecky Awal Mucharam mengatakan pemerintah harus serius dalam menjaga perbatasan serta menguatkan Bea Cukai.

“Bea cukai harus dikuatkan. Sarana seperti kapal cepat patroli perairan perbatasan harus ditingkatkan kapasitasnya. Persenjataan dan kekuatan aparat juga harus ditingkatkan,” tutur Ecky.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai, saat ini Bea Cukai sudah menangkap banyak penyelundupan Ilegal walaupun dengan keterbatasan dan sarana lainnya yang ada saat ini.

“Jadi menurut saya itu kinerja BC. Hanya saja perlu ditingkatkan,” ujarnya (Mhd).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here