Petani Tanaman Hias Kawasan Puncak Bentuk Wadah Organisasi

0
447

Kabupaten Bogor ( Garudanews.id ) – Gaung Tanaman Hias selama ini tenggelam oleh hingar bingar geliat ekonomi lainya. Meskipun jika kita lihat taman-taman di kota, Hotel dan villa tidak lepas dari warna-warni tanaman hias. Banyak orang yang menekuni bidang ini, seperti para petani di kawasan Puncak, Cisarua Kabupaten Bogor ini.

Mereka hidup dari tanaman hias. Berbagai jenis tanaman menjadi komoditi yang bisa menghasilkan pundi-pundi bagi keluarganya. Dari mulai tanaman Hias untuk Taman, koleksi maupun ekspor Korea.

Hari ini, Rabu (24/01) petani Tanaman Hias di Kawasan Puncak ( Ciawi, Megamendung dan Cisarua) berkumpul membentuk sebuah wadah guna lebih mengintensifkan usaha mereka.

Selama ini gaung tanaman hias di kawasan ini kalah dengan daerah Ciapus dan Cipanas, Cianjur. Mereka ingin membangun kebersamaan agar bisa berproduksi secara masal dan kontinyu. Sehingga kebutuhan pasar bisa merek suplay dari kawasan Puncak.

Salah satu petani, Aom, mengatakan, mestinya kawasan Puncak menjadi tempat yang strategis untuk berproduksi dan penjualan di banding Daerah Ciapus maupun Cipanas.

” Mestinya kita lebih punya potensi untuk berproduksi dan dalam hal penjualan. Karena wilayah kita lebih dekat. Dan jumlah pemain tanaman disini juga banyak. Tinggal kemauan dan kekompakannya saja yang perlu di lakukan” ujarnya.

Selama ini mereka tergabung dalam grup media Sosial Kawan Tani Indonesia. Setelah melakukan pertemuan-pertemuan awal, akhirnya disepakati untuk membentuk sebuah wadah organisasi guna merealisasikan angan-angan mereka yaitu, berproduksi dan mempunyai lahan khusus untuk berjualan secara bersama-sama.

Pertemuan dilakukan di tempat Tedja Kusuma, Rungkun Awi, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua , dihadiri oleh 20 orang inisiator.

Pertemuan menyepakati terbentuknya pengurus organisasi dengan ketua Aom, Sekretaris Sunyoto dan Bendahara Abah. Selanjutnya, pematangan organisasi akan dilakukan hari Rabu minggu depan ditempat yang sama. Cj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here