Polda Jabar Larang Pengiriman Massa Skala Besar ke Jakarta

1

BANDUNG (Garudanews.id)– Kapolda Jabar, Irjen Pol Anton Charliyan mengeluarkan maklumat agar tak ada mobilitas warga Jabar ke Jakarta menjelang pelaksanaan Pilgub  DKI Jakarta hari Rabu (19/4) .

Maklumat itu dikeluarkan Senin (17/4) kemarin. Pemberitahuan itu berisi tujuh point pernyataan, berikut dengan sanksi hukum yang siap dijatuhkan bagi  pelanggarnya.

“Tidak mengirimkan massa dengan jumlah besar untuk mengikuti aksi unjuk rasa di DKI Jakarta. Karena akan berpotensi menimbulkan konflik dan gangguan  keamanan serta ketertiban umum,” katanya.

Dalam kaitan itu, warga Jabar diharapkan tak terprovokasi datang ke ibukota  dengan dalih melaksanakan aksi menyampaikan pendapat di muka umum terkait  dengan Pilgub DKI. Bagi penghasutnya baik yang dilakukan lisan mau pun tulisan, Polda Jabar siap mengambil tindakan tegas. Pasal 160 KUHP dengan ancaman hukuman  maksimal enam tahun siap dikenakan.

Tindakan serupa dilakukan pula terhadap pihak yang menjadi fasilitator bagi  warga yang hendak berangkat ke Jakarta. Berupa pasal turut serta atau dengan  sangkaan sebagai intelektual dader (aktor intelektual) kegiatan.

“Langkah ini dalam upaya memelihara keamanan dan ketertiban umum guna terciptanya rasa aman dan nyaman di masyarakat,” tandasnya.(Sep)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.