Presiden Kembali Tegaskan Perlunya Tindakan Tegas Pada Pencuri Ikan

0
144
Presiden Jokowi memberikan arahan kepada seluruh jajaran Menteri Kabinet Kerja dalam rapat perdana tahun 2018 di Istana Negara Jakarta, Rabu, (03/01).

Jakarta ( Garudanews.id )-Polemik penenggelaman kapal pencuri ikan yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti masih hangat di perbincangkan. Hal tersebut mencuat pasca munculnya permintaan dari Menko Kemaritiman, Luhut Panjaitan, agar Susi menghentikan penenggelaman Kapal pencuri ikan dan fokus pada peningkatan ekspor ikan.

Susi tidak bergeming, bahkan menteri yang eksentrik ini menjawab dengan mengungkapkan data stok ikan dilaut Indonesia dan perbandingan nilai Ekspor ikan di negara- negara Asia pasca penenggelaman yang dia lakukan.

Presiden pun juga turut bersuara terkait hal tersebut. Presiden menegaskan tentang komitmen pemerintah dalam memberantas pencurian ikan di wilayah laut Indonesia.

” Pemerintah tidak main-main dengan aksi pencurian ikan yang terjadi di perairan Indonesia. Terhadap aksi itu, jika tertangkap, kita akan lakukan tindakan tegas. Tiga tahun terakhir sudah lebih dari 300 kapal asing yang ditenggelamkan” ujar Presiden melalui acount media sosialnya hari ini, Sabtu, 13/01/2017.

Menurut Presiden Jokowi, penenggelaman kapal pencuri ikan mempunyai efek jera bagi para pelaku.

” Penenggelaman kapal asing tersebut akan menimbulkan efek jera bagi para pelanggar sekaligus menunjukkan kepada dunia soal kesungguhan Indonesia ” tandasnya.

Namun Presiden juga menegaskan saatnya meningkatkan produksi dan ekspor.

” Setelah itu, saatnya bagi Indonesia untuk mengejar peningkatan nilai ekspor perikanan. Sekarang konsentrasinya ke industri pengolahan ikan, terutama yang mendorong ekspor ikan” pungkasnya. Cj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here