Proses Pembayaran Lahan Telah Disepakati, Bendungan Beringin Sila Segera Terealisasi

1

SUMBAWA (Garudanews.id) -Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR akan membangun Bendungan “Beringin Sila” dii Wilayah Barat Sumbawa.

Dalam pembangunan bendungan tersebut setidaknya dibutuhkan  336,17  hektar yang harus dibebaskan. Dari 336 hektar tersebut yakni 300 hektar hutan dan 36 hektar lahan masyarakat. Sedangkan 36,17  hektar tersebut saat ini sedang dilakukan proses pembayarannya oleh Pemerintah.

“Minggu ini prosesnya kami lakukan pembayarannya. Dan pembayarannya dilakukan dua tahap yakni tahap pertama dibayar 50 persen tahun ini dan tahap kedua akan dibayar pada awal tahun 2018 mendatang,” ungkap Surbini, Kasubag pengadaan tanah Setda Sumbawa, saat memberikan keterangannya kepada sejumlah awak media di Sumbawa, Senin, (18/12).

Menurut Surbini alias Sur, ‎yang 300 hektar tersebut saat ini sedang diajukan pimjam pakai kepada gubernur. Dan 36,17 hektar adalah milik masyarakat.

Lanjut Sur pada ‎Jum,at (15/12) lalu, tim pengadaan tanah yang diketuai oleh Kepala BPN, Pemerintah Sumbawa diwakili oleh Plh Asisten I Muhammading, Tim Supervisi dari Kejaksaan yang diwakili Jefri serta Camat, Kepala Desa setempat dan seluruh masyarakat yang memiliki tanah, telah melakukan pertemuan guna membahas program tersebut.

“Dalam pertemuan tersebut disepakati dalam musyawarah penetapan besar dan gantirugi. Dan total dari ganti rugi tersebut sebesar Rp 16.672.000.000,00 dan disitu juga hadir juga tim aprisal. Dari tim aprisal tersebut masyarakat menerima dan merespon dengan baik,” paparnya.

Ditambakan Surbini mengklaim  bahwa untuk masalah tanah dalam pembangunan bendungan Beringin Sila sudah tidak ada masalah.

“Sudah tidak ada masalah. Dan insya Allah proses pembangunannya akan berjalan 2018 mendatang,” katanya.

Seperti diketahui bahwa pembangunan Bendungan Beringin Sila (BBS) adalah keinginan masyarakat Utan. Dan keinginan tersebut sudah lama terjadi. Namun, pasca dilantiknya HM. Husni Djibril-H. Mahmud Abdullah 2016 lalu dengungan dan dukungan dalam pembangunan BBS tersebut selalu disuarakan oleh Pemerintah. Bahkan saat kunjungan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat melakukan panen jagung ‎perdana di Kecamatan Utan 2016 lalu, Bupati Sumbawa HM. Husni Djibril meminta kepada Mentan untuk dibantu agar proses pembangunan beringin sila diupayakan.

Bahkan dalam upaya pembangunan BBS ‎terus mendapat dukungan dari semua leading sektor baik di provinsi maupun di pusat. HM. Husni Djibril juga memainkan perannya ditingkat kementerian agar pembangunan BBS direalisasikan. Dan tahun 2018 mendatang Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) NT1 menganggarkan puluhan milyar guna mempercepat pembangunan BBS di Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa. (Man)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.