Setelah Ditopang Bambu, Ruang Kelas SMKN di Kabupaten Bekasi Ambruk

0
406
Ruang kelas sebelum ambruk

BEKASI (Garudanews.id) – Kondisi salah satu ruang kelas di SMKN 1 Setu kabupaten Bekasi, sangat memprihatinkan. Lantaran usia bangunan yang cukup uzur, plafon ruang kelas itu sempat diganjal beberapa potong bambu. Meski begitu, ada kekhawatiran plafon itu mengalami keretakan dan berpotensi ambruk, sehingga dapat membahayakan siswa yang sedang belajar di ruang kelas.

Ditambah lagi kayu bangunan dan beton penyangga juga cukup rapuh. Memang hal yang wajar, sebab sekolah yang terletak di Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi ini sudah dibangun sejak tahun 2004, dan selama kurang lebih 13 tahun berjalan belum ada perbaikan.

Ruang kelas pasca ambruk

Karena itu, pekan kemarin media ini menyambangi SMKN 1 Setu, ruang kelas tersebut sudah ambruk. “Sudah roboh karena bangunannya sudah rapuh,” terang Pauzi, perwakilan SMKN 1 Setu yang menangani sarana dan prasarana sekolah.

Menurutnya, murid yang biasa belajar di ruang kelas itu, akhirnya dipindahkan sementara ke ruang perpustakaan. Sebenarnya, sekolah ini sudah sejak lama mengalami kekurangan ruangan kelas. Saat ini ada 11 lokal yang diperuntukkan bagi seribu lebih murid, sehingga pihak sekolah harus membuka sekolah hingga dua shift.

Pauzi menambahkan, terkait ambruknya ruang kelas, pihaknya sudah mengajukan usulan pembangunan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. “Kami sudah ajukan proposalnya, semoga bisa cepat ditindaklanjuti,” harap Pauzi.

Hal yang sama juga diharapkan seluruh siswa SMKN 1 Setu. Sebut saja Rini, siswi kelas VII yang berharap sekolahnya dapat dibangun. “Kami ingin dapat belajar dengan nyaman dan tenang,” ungkapnya.(Pri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here