Teknologi Hidroponik Jadi Solusi Penghijauan di Kota Tangerang

0
92
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah saat membaur dengan warga mencontohkan pola tanam dengan gunakan teknologi biophonik.

KOTA TANGERANG (Garudanews.id) –  Keterbatasan lahan yang ada,  tidak menjadi penghalang untuk melakukan penghijauan di permukiman padat penduduk. Terlebih ada teknologi hidroponik yang sangat mudah untuk diimplementasikan. Demikian disampaikan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Minggu, (7/1).

“Makanya selain kita gerakkan untuk membuat Kampung Iklim kita juga dorong mereka untuk membangun kampung Hidroponik guna menyiasati keterbatasan lahan,” terangnya.

Dengan teknologi hidroponik tersebut, menurut Wali Kota, warga juga bisa menanam pohon produktif yang bisa menjasi sumber makanan bagi masyarakat.

“Jadi tidak lagi hanya menghasilkan oksigen namun juga menghasilkan sumber makanan bagi masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota juga menyempatkan diri untuk mengunjungi beberapa lokasi menarik yang ada di Gerendeng Pulo yang juga mewakili Kota Tangerang dalam lomba Kampung Sehat tingkat Provinsi Banten. Dimulai dari Rumah Sehat yang asri dengan tanaman obat keluarga dan tanaman lainnya.

Wali Kota yang hadir bersama dengan Camat Karawaci Suli Rosadi dan juga jajaran lurah se-Karawaci terlihat menikmati suasana komplek permukiman yang nampak hijau oleh tanaman di kiri kanan jalan. Mural dengan kata-kata bijak pun banyak ditemui di sudut permukiman. Wali Kota juga terlihat ikut membantu warga yang sedang kerja bakti membuat biopori.

“Pelan-pelan aja, awas batunya gedhe bener,” serunya kepada warga yang sedang mencangkul tanah buat biopori.

Keng Sun, Ketua RT 02/09 menyampaikan bahwa sebelum ada program Kampung PHBS, Gerendeng Pulo merupakan permukiman yang cukup kumuh.

“Makanya sekarang setelag ada program tersebut kampung kita jadi lebih rapi dan bersih,” ujarnya.

“Meskipun hal itu memerlukan proses yang panjang, karena dulu susah banget buat menggerakkan warga tapi sekarang alhamdulillah sudah pada sadar,” tuturnya.

“Sampai yang anak-anakpun juga ikut terlibat, mereka jadi Kader Cilik yang juga ikut menjaga kebersihan lingkungan,” tukasnya. (Dar)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here