TNI-Rakyat Tetap Manunggal dalam Perkuat Pemberdayaan Ketahanan Wilayah

0
323
Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan,  mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, 

JAKARTA (Garudanews.id) – Kemanunggalan TNI dengan Rakyat merupakan hal penting dalam pembinaan teritorial sebagai wujud kesiapan satuan kewilayahan jajaran TNI di wilayah dalam mengimplementasikan tugas-tugas teritorial TNI, sebagai bagian dari wujud memperkuat pemberdayaan ketahanan wilayah.

Hal tersebut disampaikan Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan,  mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,  dihadapan 167 peserta Rapat Koordinasi Teritorial (Rakorter) TNI tahun 2018 di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (6/2).

Kepada insan teritorial TNI, Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan menekankan agar selalu meningkatkan kepekaan dan kewaspadaan sebagai aparat komando kewilayahan untuk dapat membaca dan menilai situasi yang berkembang di daerah. “Antisipasi sejak dini setiap perkembangan situasi di daerah dan lakukan langkah-langkah yang tepat dan terukur agar situasi tidak berkembang ke arah yang tidak terkendali dan tetap berpegang pada aturan hukum yang berlaku,” tuturnya.

Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, keterlibatan satuan jajaran komando kewilayahan TNI dapat membantu pemerintah daerah dan Polri dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah. “Untuk itu, perlu kesiapan satuan dan kepedulian serta kemampuan para komando disamping komando bawah di wilayah masing-masing dalam mengimplementasikan tugas-tugas teritorial TNI sebagai bagian dari wujud pemberdayaan wilayah pertahanan,” ujarnya.

Disamping itu, para insan teritorial TNI harus mampu menyikapi secara cerdas terhadap perkembangan lingkungan strategis dan mampu menangkal upaya adu domba, provokasi, penyalahgunaan media sosial, dan serangan cyber dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju dan modern. “Prajurit TNI harus mengetahui cara menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama yang berkaitan dengan penggunaan gadget media sosial dan hal-hal yang berkaitan dengan manfaat penggunaan media informasi,” kata Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.

Lebih lanjut Kasum TNI memaparkan bahwa tantangan dan tujuan tugas kedepan tidak semakin ringan, dimana dinamika perubahan lingkungan strategis yang demikian cepat terkait dengan konstelasi global kontemporer dan kompleksitas permasalahan menghadirkan berbagai bentuk ancaman yang bersifat asimetris, proxy dan hibrida akan menjadi semakin sulit untuk diprediksi. “Perkembangan lingkungan strategis agar diteruskan kepada Babinsa setingkat di daerah, baik Angkatan Darat, Angkatan Laut maupun Angkatan Udara,” katanya. (Dar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here